Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 04.45 WIB dengan melibatkan personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kepri, pengamanan objek vital, serta personel lalu lintas yang disiagakan di berbagai titik strategis.
Adapun gereja yang menjadi fokus sterilisasi dan pengamanan di Kota Batam meliputi:
- Gereja Imanuel Batu Ampar
- Gereja HKBP Lubuk Baja
- Gereja HKBP Mahanaim Batu Aji
- Gereja GBI Gedung Tabgha Batam Center
- Gereja Santo Damian Bengkong
Pengamanan dilakukan secara terpadu melalui patroli dialogis di sekitar area gereja serta koordinasi aktif dengan pengurus gereja untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
Sterilisasi Sesuai Prosedur Standar
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sterilisasi merupakan prosedur standar dalam pengamanan hari besar keagamaan.
“Personel Jibom dari Detasemen Gegana melaksanakan penyisiran secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar gereja dengan menggunakan peralatan khusus, guna memastikan lokasi ibadah benar-benar aman dari potensi ancaman,” ujarnya.
Pengaturan Lalu Lintas dan Pendekatan Humanis
Selain sterilisasi, personel Satlantas juga ditempatkan di titik-titik krusial untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar serta mencegah kemacetan di sekitar lokasi ibadah.
Petugas juga memberikan bantuan kepada jemaat, khususnya lansia dan anak-anak, saat menyeberang jalan. Pendekatan humanis turut dikedepankan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.
Patroli dialogis juga dilakukan secara intensif dengan melibatkan pengamanan internal gereja sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Situasi Aman dan Kondusif
Berdasarkan hasil pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan sterilisasi dan pengamanan berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun ancaman berbahaya.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui langkah preventif dan pelayanan humanis. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Polda Kepri juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Polri untuk Masyarakat.
Tulis Komentar