Program 'Kepri Terang' Satu per Satu Pulau di Kepri Kini Menyala

Listrik yang dulu hanya menyala 14 jam, kini masyarakat di Pulau Dendun bisa menikmati listrik yang mengalir di rumah mereka 24 jam penuh (diskominfo kepri)

TRANSKEPRI.COM.BINTAN - Penantian panjang masyarakat Pulau Dendun untuk merasakan listrik sepanjang hari tuntas sudah. Listrik yang dulu hanya menyala 14 jam, kini masyarakat di Pulau Dendun bisa menikmati listrik yang mengalir di rumah mereka 24 jam penuh.

Adalah komitmen Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dengan program 'Kepri Terang'-nya yang berhasil mewujudkan impian masyarakat Dendun. Beroperasinya mesin 200 kVa milik Pemprov Kepri yang direlokasi dari Mantang menggenapi nyalanya listrik di Dendun.

"Kita relokasi dan perbaiki mesin genset yang di Mantang kita pindahkan ke Dendun supaya masyarakat disini bisa hidup terus listriknya 24 jam," kata Gubernur Ansar saat meresmikannya nyala listrik 24 jam di Desa Dendun, Mantang, Kabupaten Bintan, Senin (05/02).

Mesin yang telah beroperasi tersebut akan dikelola oleh PT PLN (Persero) UP3 Tanjungpinang. Gubernur Ansar mengungkapkan kedepannya listrik di Dendun akan dialiri melalui kabel bawah laut dari Mantang. Selanjutnya mesin diesel yang ada di Pulau Dendun akan dipindahkan ke Pulau Numbing.

Gubernur Ansar menyampaikan pesan kepada masyarakat Dendun yang telah menikmati hidupnya listrik selama 24 jam agar benar-benar memaksimalkannya untuk kegiatan produktif untuk peningkatan ekonomi.

"Sekarang listriknya sudah nyala 24 jam, jadi manfaatkanlah betul-betul untuk kegiatan usaha atau produktif di siang hari, malam hari pun anak-anak bisa belajar dengan tenang sekarang," kata Gubernur Ansar.

Tidak hanya meresmikan nyala listrik 24 jam, Gubernur Ansar juga menyerahkan bantuan pangan pemerintah berupa beras 10 kg untuk masyarakat Dendun. Ada 197 penerima bantuan di Pulau Dendun yang menerima bantuan beras 10 kg selama tiga bulan.

"Bantuan ini adalah bentuk intervensi pemerintah untuk mengendalikan inflasi dan menjaga ketahanan pangan masyarakat, kita berterima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memberikan bantuan seperti ini untuk Kepri," kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar lalu melanjutkan Kunjungan Kerjanya ke Pulau Telang Kecil, Kabupaten Bintan dalam rangka Silaturahmi dengan Masyarakat bertempat di Halaman Masjid An-Nur, Pulau Telang Kecil.

Silaturahmi dengan Masyarakat saat ini merupakan agenda rutin Gubenur Ansar dalam rangka menyampaikan berbagai capaian prioritas pembangunan dan juga merupakan sarana untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait kebutuhan pembangunan yang prioritas dibutuhkan masyarakat yang perlu menjadi perhatian pemerintah.

Dalam kunjungannya, Gubernur Ansar didampingi oleh Ketua TP-PKK Kepri yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Hj. Dewi Kumalasari dan Bupati Bintan Roby Kurniawan serta beberapa Kepala OPD Kepri dan OPD Kabupaten Bintan. Tampak masyarakat antusias menyambut rombongan Gubernur Ansar, terlihat dari penyambutan dari pelabuhan hingga ke tempat acara.

Kepada masyarakat Pulau Telang Kecil Gubernur Ansar menjanjikan akan ketersediaan listrik 24 Jam dengan pola penerangan disiang hari menggunakan Solar Cell dan malam hari menggunakan mesin diesel.  Untuk sollar cell akan diusahakan secepatnya ditahun ini agar masyarakat bisa segera menikmati listrik 24 Jam.

Kemudian untuk perbaikan pelabuhan  masyarakat akan dianggarkan pada anggaran perubahan tahun 2024 atau paling lambat pada tahun anggaran 2025. Program bantuan lain juga akan dilanjutkan kepada masyarakat nelayan, diantaranya bantuan kapal, bantuan alat tangkap serta bantuan BPJS bagi Nelayan. Begitu juga program pemberian sertifikat bagi rumah nelayan agar tanah dan bangunan yang agar memiliki kekuatan hukum. (rilis)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar