Evaluasi MBG Kepri, Bintan Siap Optimalkan Layanan Pemenuhan Gizi

Evaluasi MBG Kepri, Bintan Siap Optimalkan Layanan Pemenuhan Gizi

TRANSKEPRI.COM, BINTAN — Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bintan, menghadiri kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (5/2/2026) di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Jalan S.M. Amin No. 01, Tanjungpinang.

Kehadiran Sekda Bintan menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendukung keberhasilan program nasional yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik. Evaluasi ini menjadi forum strategis untuk meninjau capaian pelaksanaan MBG sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan agar implementasi program semakin optimal dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga 5 Februari 2026, Program MBG telah menjangkau 562.623 penerima manfaat di seluruh wilayah Kepulauan Riau melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun demikian, evaluasi juga mencatat sejumlah tantangan yang masih perlu dibenahi, di antaranya pemenuhan standar infrastruktur dapur, fasilitas penyimpanan bahan pangan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), penguatan tata kelola keuangan, serta ketersediaan listrik dan air bersih, khususnya di wilayah kepulauan. Pemerintah Provinsi Kepri menekankan pentingnya penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan pada seluruh tahapan pelayanan MBG.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, dalam paparannya menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru, saat ini terdapat 12 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Bintan dan melayani 34.847 peserta didik, dengan dukungan 2.819 tenaga pendidik serta 3.110 tenaga kependidikan.

Dari jumlah tersebut, empat SPPG telah mengajukan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan. Tiga SPPG di antaranya telah memenuhi syarat untuk direkomendasikan penerbitan sertifikat, sementara satu lainnya masih memerlukan tindak lanjut perbaikan. Adapun delapan SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan pengajuan berkas.

Ronny Kartika menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan terus mendorong percepatan pemenuhan standar operasional, khususnya terkait aspek kebersihan dan keamanan pangan, guna memastikan kualitas makanan yang disalurkan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

“Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana program berjalan sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan seluruh pihak terkait. Harapannya, pelaksanaan MBG di Kabupaten Bintan semakin efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Ronny.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bintan juga terus mempersiapkan pembangunan serta pengoperasian SPPG di sejumlah wilayah untuk memperluas jangkauan layanan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses makanan bergizi bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar