Jangan Lengah, Pandemi Covid-19 Belum Selesai

Arif menyampaikan data perkembangan kasus Covid-19, yang tercatat hingga Senin (01/02) adalah kasus positif 8.169, dengan kasus aktif 664, sembuh 7.302 dan kasus meninggal 203 atau 2,3 persen.

TRANSKEPRI.COM, TANJUNGPINANG - Pekerjaan Satgas Covid-19 belum selesai karena memasuki tahun yang baru ini. Kasus Covid-19 di Kepulauan Riau belum sepenuhnya turun bahkan ada tanda-tanda kenaikan karena semakin longgarnya pengawasan dan abainya masyarakat kini.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah saat memimpin Video Conference Rapat Koordinasi Pengawasan Protokol Kesehatan Di Atas Kapal Dan Terminal Di Ruang Rapat Utama Lantai IV, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (02/02).

Arif menyampaikan data perkembangan kasus Covid-19, yang tercatat hingga Senin (01/02) adalah kasus positif 8.169, dengan kasus aktif 664, sembuh 7.302 dan kasus meninggal 203 atau 2,3 persen.

“Saat ini kasus tertinggi masih di Kota Batam, disusul Tanjungpinang, Bintan dan Karimun bahkan Natuna sekarang juga telah masuk zona merah. Tinggal Lingga dan Anambas yang masih di Zona Kuning. Jadi kita harus hati-hati,” jelasnya.

Hal ini menurut Arif menjadi salah satu perhatian satgas Covid-19 untuk menekan laju penyebaran virus ini. Fokus kali ini adalah menjaga agar sarana transportasi laut dan udara yang beroperasi di Kepulauan Riau, bukan menjadi klaster baru.

Belakangan ini, berdasarkan laporan dari Satgas Covid-19 bahwa masyarakat mulai lemah dalam menerapkan protokol kesehatan khususnya dalam transportasi kapal laut. Bahkan kasus beberapa hari ini ditemukan, penumpang kapal membludak hingga penumpang berdiri dan beberapa dari mereka tidak menggunakan masker.

“Ini yang menjadi perhatian kita bersama, jangan sampai hal ini dibiarkan sehingga kasus covid-19 di Kepri tidak pernah usai,” ucapnya.

Oleh karena itu, Arif pada kesempatan ini memohon dukungan dari Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Syahbandar, Pelindo I bahkan pemilik transportasi untuk bersama terus mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan.

Mulai dari proses antri pembelian tiket, masuk ke kapal, duduk di dalam kapal, hingga sampai dan turun dari kapal agar tetap memperhatikan kaidah protokol kesehatan yaitu jaga jarak dan selalu pakai masker.

“Sosialisasi harus terus kita lakukan, baik dengan banner, selebaran, atau dalam bentuk video himbauan dari kepala.daerah yang akan ditampilkan di setiap TV di Kapal agar semua paham pentingnya protokol kesehatan,” ucapnya.

Arif mengajak semua bekerjasama bahkan jika mungkin para ajak ABK untuk menjadi unit satgas covid dalam kapal sehingga mereka juga ikut memantau penerapan protokol kesehatan bagi penumpang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala BPBD Budi Harto, Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri, Kepala.Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Biro Ortal.dan Organisasi Any Lindawaty, Plt. Kepala Satpol PP Girsang dan Kepala KKP Tanjungpinang Agus. Hadir juga secara Virtual Satgas Covid-19 Kabupaten/ Kota se-Provinsi Kepulauan Riau.***


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar