Komitmen tersebut disampaikan Roby saat menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH 01 Embarkasi Batam di Aula Arafah I Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026) malam.
Jemaah Haji Kloter BTH 01 tahun ini berjumlah 445 orang yang terdiri dari 44 jemaah asal Kabupaten Bintan, 27 jemaah Kabupaten Lingga, 145 jemaah Kota Tanjungpinang, 225 jemaah Kota Batam, serta empat petugas kloter.
Dalam kesempatan itu, Roby menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah yang tergabung dalam kloter tersebut dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji.
“Alhamdulillah, semuanya sehat walaupun masih terlihat letih karena perjalanan yang cukup panjang. Namun kebahagiaan terpancar karena sebentar lagi akan berkumpul kembali bersama keluarga. Semoga seluruh jemaah mendapatkan predikat haji yang mabrur,” ujar Roby.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan layanan pemantauan kesehatan pasca haji selama 21 hari ke depan.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para jemaah tetap terjaga setelah menjalani perjalanan panjang dan beradaptasi kembali dengan kondisi cuaca di Indonesia.
Roby mengatakan, apabila terdapat jemaah yang mengalami keluhan kesehatan seperti demam atau gejala lainnya, tim medis akan memberikan pelayanan langsung ke rumah melalui program home care.
“Petugas kesehatan sudah siaga. Jika ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, cukup menghubungi petugas haji. Selanjutnya petugas akan berkoordinasi dengan puskesmas dan tim medis untuk melakukan kunjungan ke rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Retno Riswati, mengimbau seluruh jemaah haji untuk segera melapor apabila mengalami gangguan kesehatan setelah kembali dari Tanah Suci.
Menurut Retno, perubahan iklim dan kondisi lingkungan sering kali menyebabkan tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi sehingga berpotensi menimbulkan keluhan seperti batuk, pilek, demam, maupun sakit kepala.
“Tubuh jemaah biasanya masih dalam proses penyesuaian kembali dengan iklim di Indonesia. Karena itu kami mengimbau agar memperbanyak minum air putih, mengonsumsi buah dan sayur, serta menjaga waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima,” katanya.
Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Bintan yang tiba di Asrama Haji Batam dijadwalkan menginap selama satu malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bintan untuk berkumpul kembali bersama keluarga.
Program pemantauan kesehatan dan layanan home care yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bintan diharapkan dapat membantu para jemaah menjalani masa pemulihan dengan baik sehingga tetap sehat dan bugar setelah menunaikan ibadah haji.
Tulis Komentar