Hal tersebut disampaikan Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara daring, Senin (18/5/2026).
“Kami sampaikan, awalnya kami usulkan 17 titik KNMP, sudah disurvei 12 titik dan masih menunggu rekomendasi lahan laut dari DLH Provinsi. Kami izin mengusulkan 10 titik lagi untuk tambahan, termasuk di wilayah Tambelan,” ujar Roby saat mengikuti Zoom Meeting di Ruang Rapat Bapperida Bintan.
Usulan penambahan titik tersebut mendapat sambutan positif dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang memimpin jalannya rapat. Ansar meminta pemerintah kabupaten dan kota di Kepri terus menggali potensi wilayah pesisir yang layak diusulkan sebagai lokasi pembangunan KNMP.
Bupati Roby optimistis pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Bintan.
Menurutnya, program KNMP nantinya akan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang yang memadai seperti dermaga, pabrik es, SPBU nelayan, tempat bongkar muat hasil tangkapan, bengkel reparasi kapal hingga bantuan kapal untuk nelayan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bintan, Fachrimsyah menjelaskan bahwa dari 17 titik usulan awal, sebanyak 12 titik telah disurvei dan 8 titik telah tervalidasi.
“Nantinya akan dilakukan survei ulang untuk tiga titik, termasuk titik baru yang diusulkan. Ada 10 titik tambahan lagi yang kita usulkan, sebagian berada di wilayah Tambelan,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan salah satu titik di wilayah Pengudang harus diusulkan ulang karena memerlukan koordinasi lanjutan terkait status lahan yang berada dalam kawasan HGU.
“Tidak berhenti di sini, masih ada beberapa titik lagi yang sedang kita data untuk melengkapi administrasinya. Jadi masih ada kemungkinan penambahan usulan,” tambah Fachrimsyah.
Kabupaten Bintan sendiri dikenal memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar. Bahkan sebagian hasil produksi perikanan dari daerah tersebut telah mampu menembus pasar ekspor hingga Asia dan Eropa.
Tulis Komentar