BENTROK TNI-POLRI DI PAPUA

Sejumlah Senjata Ditarik dari Anggota

Personil TNI dan Polri

TRANSKEPRI.COM.JAYAPURA- Lima anggota Polres Mamberamo Raya yang menjadi korban penembakan oleh anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet Kostrad di Distrik Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya pada Minggu pagi dievakuasi ke Jayapura.

Tiga korban yang meninggal dunia yakni Briptu Marselino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias dievakuasi menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat. Sementara dua korban luka yakni Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien divakuasi menggunakan pesawat Cesna Caravan seri CA- 208 milik maskapai SAM Air.

Kedatangan kelima korban disambut langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, Danlanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa dan sejumlah pejabat Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua, di Base Ops Lanud Silas Papare, Minggu (13/4) sore

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut, sehingga pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini.

“ Prinsipnya kejadian itu kita sesalkan, prihatin dan sesalkan. Tetapi semua sudah terjadi sehingga kita akan lakukan sesuai dengan protap masing-masing. Yang penting langkah utama kita selamatkan yang luka-luka kemudian kita akan tangani yang meninggal dunia,” kata Kapolda Waterpauw

Kapolda mengaku saat ini tim dari Kodam dan Polda Papua sudah diturunkan ke lokasi untuk mengungkap kejadian sebenarnya.

Kapolda menghimbau semua anggota baik Polri maupun TNI untuk tetap tenang dan tidak terhasut untuk melakuan aksi balasan.

“ Kita akan konsolidasi untuk menenangkan semua anggota kita, prajurit kita, terutama perwira di lapangan untuk bisa menenangkan semuanya dan tidak keluar dari komando,” akunya.

Selain itu, kapolda mengatakan pihaknya menginstruksikan untuk menarik semua senjata yang dipegang oleh para anggota masing-masing satuan.

“ Semua yang memagang senjata kita tarik semua dan kita amankan agar tidak ada aksi balasan. Sementara situasi terkini sudah mulai kondusif,” ungkapnya.

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya tiga anggota Polres Mamberamo Raya akibat insiden tersebut.

“ Dengan adanya kejadian yang menyebabkan adanya korban, maka saya mewakili Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan duka mendalam, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keiklasan untuk melalui musibah ini,” ucapnya. (tm)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar