Walikota Batam Jamin Kemudahan Berinvestasi

Walikota Batam Muhammad Rudi menjamin kemudahan berinvestasi di wilayahnya. Hal itu ditegaskan saat membuka Investment Forum Regional Sumatera di Grand Ballroom Asialink, Jumat (2/6) diskominfo batam

TRANSKEPRI.COM.BATAM - Walikota Batam Muhammad Rudi menjamin kemudahan berinvestasi di wilayahnya. Hal itu ditegaskan Rudi saat membuka Investment Forum Regional Sumatera di Grand Ballroom Asialink, Jumat (2/6).

"Setelah acara ini, silakan berinvestasi di Batam. Proses investasi sangat mudah," tegas Rudi.

Pada acara yang digelar IBA dan APKASI ini, Rudi yang juga sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam itu, memaparkan sejumlah keunggulan Batam yang menjadi daerah tepat untuk berinvestasi.

"Jangan bimbang berinvestasi di Batam. Kota Batam menjadi tempat yang tepat berinvestasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, Batam menjadi tujuan investasi yang baik ditunjang beberapa sekor, di antaranya tingginya ekonomi Batam, kemudahan perizinan, hingga infrastruktur yang memenuhi kebutuhan investor.

"Investasi 2022 meningkat 100 persen dari tahun sebelumnya. Bahkan, ekonomi Batam tumbuh 6,84 persen jauh di atas Provinsi dan Nasional," katanya.

Rudi mengaku, capaian ini tentu melalui proses panjang hingga Batam kini menjadi sebuah kota yang nyaman bagi para investor.

"Sejak 2016 saya bangun Batam, kini beberapa infrastruktur penunjang investasi sudah terlihat," katanya.

Beberapa infrastruktur penunjang investasi seperti bandara hingga pelabuhan yang menjadi pintu masuk.

Bahkan, lanjut Rudi, akses jalan di Batam yang memadai dan berstandar internasional sebagai sarana penting bagi dunia investasi.

"Saya jamin kemudahan berinvestasi. Mudah-mudahan setelah acara ini, para peserta langsung menanamkan modalnya di Kota Batam," ujar Rudi.

Hadir dalam acara itu sejumlah Bupati yang tergabung dalam APKASI dan sejumlah pengusaha.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum APKAS yang juga sebagai Bupati Mempawah, Erlina, menjelaskan forum ini menjadi jembatan bagi investor luar negeri, swasta nasional, hingga pemerintah daerah.

"Untuk saat ini, khusus untuk wilayah Sumatera. Ini bentuk kolaborasi semua daerah," ujarnya.(advertorial)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar