Terdengar Bebeberpa Kali Suara Gemuruh dari Gunung Merapi Senin Pagi Ini

Gunung Merapi

TRANSKEPRI.COM.YOGYAKARTA – Gunung Merapi masih terus menunjukkan aktivitas vulkanis menjelang erupsi. Pagi tadi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan suara gemuruh yang terdengar dari pos pengamatan Babadan.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, hingga kini Merapi masih terus melakukan aktivitas vulkanik. Meskipun masih fluktuatif, kondisi Merapi masih siaga. "Dari laporan yang masuk dari tim pengamatan, terdengar empat kali suara guguran dengan intensitas lemah dan sedang dari pos pengamatan Babadan," katanya, Senin (28/12/2020).

ia menjelaskan, dengan adanya suara gemuruh tersebut, menunjukkan terjadinya guguran di puncak Merapi. Hanya saja, pihaknya tidak bisa melihat secara visual lantaran puncak Merapi tidak terlihat karena faktor cuaca. "Kalau terlihat ya kita laporkan terlihat guguran hingga arah guguran," katanya.

Secara meteorologi sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB pagi tadi cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 13.5-26.1 °C, kelembaban udara 71-80 %, dan tekanan udara 626.3-686.9 mmHg.

Secara kegempaan, lanjut Hanik, dilaporkan terjadi 16 kali gempa guguran, 15 kali gempa hembusan, kemudian terjadi 71 gempa fase banyak, 17 kali gempa vulkanik dangkal, serta satu kali gempa tektonik jauh.

"Kami masih tetapkan status Merapi siaga atau level III. Masyarakat kami imbau menjauh dari jarak 5 Km dari puncak Merapi," tuturnya. (tm)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar