Nilai Ekspor Batam April Terus Mengalami Kenaikan

Sabtu, 05 Juni 2021

Perairan Batam

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat nilai ekspor Kota Batam, pada April 2021 mencapai US$929,02 juta atau naik sebesar 1,71 persen dibanding dari ekspor pada Maret 2021.

Kenaikan nilai ekspor April 2021 tersebut disebabkan oleh naiknya sektor nonmigas sebesar 1,98 %, bila dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya.
ekspor Kota Batam mengalami kenaikan sebesar 35,20 persen, yaitu dari US$687,13 juta menjadi US$929,02 juta. 

 Kenaikan nilai ekspor April 2021 dibanding April 2020 disebabkan oleh ada kenaikan ekspor sektor Migas sebesar 72,83 persen dan sektor Nonmigas 32,36 persen.

 Total ekspor kumulatif pada Bulan Januari - April 2021 Kota Batam adalah sebesar US$3.484,02 juta. Dibanding dengan total ekspor kumulatif dari Januari - April 2020 yang cukup mengalami kenaikan sebesar 11,63 persen, yaitu dari US$3.120,99 juta menjadi US$3.484,02 juta. 

Kenaikan nilai ekpor Januari-April 2021 disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatuf sektor Nonmigas sebesar 12,53 persen. 

Sehingga, nilai kumulatif ekspor Kota Batam menyumbang 69,68 persen dari total kumulatif ekspor Kepulauan Riau (Kepri), yang senilai US$5.000,19 juta.
Negara tujuan ekspor Kota Batam Bulan April 2021 dengan nilai yang terbesarnya, ke negara Singapura yaitu mencapai US$387,87 juta. 

Tapi, angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dari keadaan Bulan Maret 2021, yaitu turun 1,27 persen. Namun naik 59,54 persen jika dibandingkan Bulan April 2020, lalu. 

Kemudian negara tujuan ekspor terbesar kedua selama Bulan April 2021, ke negara Amerika Serikat. Yaitu mencapai US$195,46 juta ataupun mengalami kenaikan 1,43 persen dari bulan sebelumnya.

Sementara itu, nilai impor Kota Batam Bulan April 2021 mencapai US$915,91 juta atau turun 9,92 persen dibandingkan impor Maret 2021. Untuk nilai impor Migas dari Bulan April 2021, mencapai nilai US$4,45 juta atau naik 6,27 persen dibanding Maret 2021. 

Sedangkan nilai impor nonmigas pada Bulan April 2021, mencapai US$911,46 juta atau turun 9,99 persen dibanding Maret 2021.

Selama di Bulan April 2021 impor Nonmigas terbesar adalah, untuk golongan barang mesin/peralatan listrik dengan nilai US$447,52 juta atau 49,10 persen dari total impor Nonmigas.

Dan negara pemasok barang impor terbesar pada Bulan April 2021 ditempati oleh Tiongkok dengan nilai US$267,39 juta dengan konstribusi 29,19 persen.

Pelabuhan bongkar barang impor terbesar selama bulan April 2021 adalah Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai impor sebesar US$632,62 juta, disusul Pelabuhan Sekupang dengan nilai impor sebesar US$248,07 juta, dengan kontribusi keduanya mencapai 75,23 persen dari total impor. (wan)