Rekam Tamu Hotel Saat Mandi, Polisi Usut Pelaku Perekaman

Sabtu, 15 Mei 2021

Ilustrasi: Aksi perekaman

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Seorang tamu perempuan yang menginap di hotel kapsul Bobobox mengalami pelecehan seksual berupa direkam secara diam-diam saat mandi. Kasus itu pun telah dilaporkan ke kepolisian untuk diusut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya telah memanggil korban. Dalam hal ini, korban telah dimintai keterangan terkait kronologi dugaan pelecehan tersebut.

"korban sudah datang, sudah diambil keterangannya juga," kata Arsya kepada wartawan, Jumat (14/5/2021).

Meski demikian, Arsya belum merinci kronologi kasus dugaan pelecehan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya akan menyampaikan hal tersebut usai proses pemeriksaan selesai.

"Nanti disampaikan, sekarang masih proses pengambilan keterangan dan pengumpulan barang bukti," ujarnya.

Sebelumnya, korban membagikan pengalaman buruknya itu dalam utas di Twitter hingga viral di media sosial. CEO Bobobox, Indra Gunawan mengaku terkejut dan geram mendapatkan laporan di salah satu cabang Bobobox.

Melalui akun Instagram resmi Bobobox @bobobox_id, Indra mengaku tak habis pikir ada oknum yang dengan sadar mengganggu ranah privat orang lain dengan merekam diam-diam seorang tamu yang sedang mandi.

"Saya terhenyak dan geram. Sebagai manusia biasa, saya tidak habis pikir mengapa ada oknum yang begitu tidak bertanggungjawab dan dengan sadar mengganggu ranah privat orang lain untuk tujuan yang tidak mulia," kata Indra dikutip dari Beritahits.id--jaringan Suara.com, Jumat (14/5/2021).

Indra menyampaikan apresiasi kepada salah satu tamunya yang berani bicara dan melaporkan kejadian buruk yang dialaminya. Ia mengaku telah melakukan investigasi internal dan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

Indra juga menegaskan akan bersikap kooperatif membantu korban menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah hukum.

"Kami melakukan investigasi internal dan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Bersama dengan korban, kami siap maju bersama untuk menindaklanjuti hal ini," ungkapnya.

Indra berjanji akan meningkatkan sistem keamanan di seluruh cabang Bobobox guna mencegah kejadian serupa tak lagi terulang.

"Dari kejadian ini, kami akan terus berupaya untuk meningkatkan sistem keamanan kami, dimulai dari pembaruan sarana fisik yang ada di seluruh cabang kami secara serentak," tuturnya.

Sebagai informasi, insiden tamu mandi direkam secara diam-diam terjadi di Bobobox Pods kawasan Jakarta Pusat. Peristiwa tak senonoh itu terjadi pada 12 Mei 2021 saat korban sedang mandi.

Pelaku memanfaatkan celah dinding penyekat di kamar mandi bersama untuk merekam aktivias korban mandi. Korban memergoki tangan dan kamera yang digunakan oleh pelaku saat ia sedang mandi tanpa mengenakan pakaian. (tm)