BBC Laporkan Ada Pelanggaran HAM Berat Terhadap Perempuan Muslim Uighur

Sabtu, 06 Februari 2021

BBC News

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Pemerintah AS mengatakan “sangat terganggu” oleh laporan BBC yang merinci tuduhan pemerkosaan sistematis terhadap perempuan Muslim Uighur di kamp-kamp penahanan di Xinjiang, China.

“Kekejaman ini mengejutkan hati nurani dan harus mendapatkan konsekuensi serius,” kata juru bicara pemerintah AS.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Nigel Adams, mengatakan di parlemen pada hari Kamis (04/02) bahwa laporan tersebut menunjukkan “tindakan jahat dengan jelas”.

Diperkirakan ada sekitar satu juga Muslim Uighur dan etnis minoritas lainnya yang ditahan di kamp-kamp di China.

Sebuah investigasi yang diterbitkan BBC memuat kesaksian adanya perkosaan sistematis, pelecehan seksual, dan siksaan terhadap tahanan perempuan oleh polisi dan penjaga kamp.

Menteri Luar Negeri China telah membantah tuduhan itu dan menuding BBC membuat “laporan yang keliru”.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbi, menegaskan “tidak ada serangan dan pelecehan seksual sistemik terhadap para perempuan” dan China mengoperasikan semua fasilitasnya sesuai pedoman hak asasi manusia.

“China adalah negara yang [diatur] oleh hukum, konstitusi kita menjamin dan melindungi hak asasi manusia dan itu diwujudkan dalam sistem hukum kami,” katanya.

Apa yang diungkap dalam laporan BBC?

Kesaksian yang diberikan kepada BBC merinci tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap perempuan Uighur yang ditahan di kamp-kamp penahanan di wilayah Xinjiang. (tm)