Komandan Brimob dan Marinir Bakal Dijabat Jendral Bintang Tiga

Rabu, 24 Juni 2020

Korps Brigade Mobil

TRANSKEPRI.COM.LAMPUNG- Jabatan Komandan Brimob dan Komandan Korps Marinir TNI AL akan dijabat jenderal bintang tiga.

Hal ini diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo saat rapat kerja bersama Komisi II DPR, Selasa (23/6/2020).

Tjahjo mengatakan ada kebutuhan Polri untuk melakukan penguatan atau pengembangan kewenangan.

Pengembangan yang dibutuhkan Polri, yaitu peningkatan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri dan Brigadir Mobil dijabat jenderal bintang tiga.

"Seperti Polri, ingin ditingkatkan Propam dan Brimob jadi bintang tiga, karena Brimob akan ditingkatkan jadi 60 prajurit misalnya," kata Tjahjo dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, Selasa (23/6/2020).

Namun, menurut Tjahjo, peningkatan yang sama juga harus diberlakukan di lingkup TNI agar tidak menimbulkan kecemburuan.

Ia mengatakan komandan Marinir TNI AL juga harus diisi oleh jenderal bintang tiga.

"Ini juga TNI harus sama, Marinir harus sama bintang tiga supaya tidak menimbulkan kecemburuan," kata Tjahjo.

Dia pun mengatakan, saat ini telah selesai pengembangan kelembagaan kepolisian daerah (polda) tipe B menjadi tipe A dalam tiga bulan.

Di sisi lain, Tjahjo meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto agar komandan resor militer (danrem) juga diisi jenderal bintang satu.

"Supaya daerah yang tidak ada Kodam, (tapi) ada Korem, kapolda bintang dua, tapi danrem juga harus bintang satu," ujarnya.

Kemudian, kata Tjahjo, Kemenpan RB tengah memikirkan penguatan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla).

Menurutnya, selama ini Bakamla belum memiliki lingkup tanggung jawab yang jelas.

"Selama ini Bakamla siapa yang tanggung jawab. Akan kami coba rapikan Bakamla sebagai koordinator karena ada Polisi Air, KKP, Bea Cukai, ini kan semua bermain semua di laut. Tapi selama ini tidak jelas posisi Bakamla seperti apa, ini akan kami perkuat," ucapnya.

Selain itu, ia juga membicarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang saat ini dikepalai Doni Monardo.

Tjahjo mengatakan pemerintah akan memperkuat BNPB dengan menambahkan jenderal unsur bintang dua dari kepolisian dan TNI.

"Termasuk BNPB. Kalau menurut undang-undang, enggak bisa dijabat oleh TNI aktif. Tapi itu untuk kepentingan bersama ya, kita setuju Saudara Doni yang bintang tiga aktif untuk jadi Kepala BNPB, tentunya akan diperkuat nantinya di deputinya kita tambah unsur bintang dua kepolisian bintang dua TNI untuk gerakkan polda sampai di tingkat yang paling bawah," kata Tjahjo. (tm)