Mantan KASAD yang merupakan Adik Ipar SBY dan Mantan Ajudan Megawati

Sabtu, 13 Juni 2020

Jendral (Purn) Pramono Edhie Wibowo

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Adik ipar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jenderal (Purnawirawan) Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia, Sabtu (13/6). Adik kandung istri SBY mendiang Ani Yudhoyono sekaligus mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meninggal dunia karena serangan jantung.

Adik kandung istri SBY mending Ani Yudhoyono sekaligus mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meninggal dunia karena serangan jantung di Rumah Sakit Cimacan.

Pramono lahir di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 5 Mei 1955. Ia lahir di keluarga dengan latar belakang militer. Ayahnya adalah mantan Kepala Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau Kopassus Letnan Jenderal Purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo.

Sebagai lulusan Akademi Militer Tahun 1980, karier Pramono cukup moncer. Pada tahun yang sama ia ditunjuk sebagai Komandan Peleton Grup I Kopassandha. Kemudian pada tahun 1984, Pramono ditunjuk sebagai Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha.

Pada tahun 2009, Pramono menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi serta ditunjuk menjadi Panglima Kostrad setahun setelahnya.
Ia kemudian menempuh Sekolah Angkatan Darat (Sesko AD) di tahun 1995. Setahun setelahnya ia menempati posisi sebagai Perwira Intel Operasi grup I Kopassus. Kemudian ia naik jabatan lagi menjadi Wakil Komandan.

Di kepemimpinan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Pramono terpilih menjadi Ajudan Presiden pada tahun 2001. Pada tahun yang sama, ia menempuh Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) dan kemudian menjabat sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI 2004.

Hingga pada 2005 Pramono berhasil menjadi Wakil Danjen Kopassus, Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro pada tahun 2007 dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD pada tahun 2008 hingga tahun 2009.


Pramono yang merupakan Kakak Kristiani Herawati Yudhoyono alias Ani Yudhoyono dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan George Toisutta. 

Ia pensiun dari militer pada 2013 dan mencoba peruntungan pada perpolitikan Indonesia.(tm)