
Foto Bersama KONI Batam dengan IWbA Kepri IWbA Kota Batam dan perseta coaching klinik, AM Space Batam Centre (03/10/2026)
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Pengurus Indonesian Woodball Association (IWbA) Kota Batam menggelar Coaching Clinic dan Training Center Woodball Kota Batam 2026 di AM Space Cafe, Mega Legenda, Batam Center, Sabtu (3/10/2026).

Mengusung tema “Bersama Woodball Toreh Prestasi”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IWbA Kota Batam meningkatkan pemahaman sekaligus kemampuan teknis atlet, pelatih, guru, dan peserta dalam olahraga woodball.
Dalam kegiatan ini, IWbA Kota Batam menghadirkan atlet woodball berprestasi sekaligus mantan juara dunia, Ahris Sumariyanto, sebagai narasumber.

Ahris memberikan materi secara teori dan praktik kepada para peserta. Selain membahas teknik permainan woodball, ia juga memberikan motivasi kepada atlet agar lebih percaya diri, disiplin dalam berlatih, serta mampu meningkatkan prestasi.
Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari siswa, guru, serta atlet woodball Kota Batam.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Melalui coaching clinic tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik dasar hingga teknik permainan yang benar, sekaligus membuka wawasan lebih luas tentang olahraga woodball.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya, Ketua IWbA Kepri Yasman Andika, Ketua Umum IWbA Kota Batam Anda Wijaya Zain, jajaran pengurus Woodball Batam, serta para atlet.
Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya yang mewakili Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani mengapresiasi pelaksanaan Coaching Clinic dan Training Center tersebut.

Rani Rafitriyani diketahui berhalangan hadir karena sedang berada di luar kota.
“Saya mewakili Ketua Umum KONI Batam Ibu Rani Rafitriyani yang berhalangan hadir karena berada di luar kota. Saya mengapresiasi kegiatan coaching clinic ini,” ujar Rinaldi.
Rinaldi juga memberikan apresiasi kepada Ketua IWbA Kota Batam Anda Wijaya Zain yang dinilainya memiliki komitmen dalam mengembangkan olahraga woodball di Batam.
“Saya juga mengapresiasi Ketua IWbA Kota Batam Pak Anda yang mau meluangkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan dana pribadi untuk mengembangkan woodball,” katanya.
Ia berpesan kepada seluruh pengurus, atlet, pelatih dan ofisial untuk menjaga serta mendukung kepengurusan IWbA Kota Batam.
“Saya titip pesan kepada pengurus, atlet, pelatih dan ofisial, tolong dijaga Ketua Woodball Batam ini,” ujarnya.
Rinaldi juga mengapresiasi kehadiran Ahris Sumariyanto sebagai narasumber. Menurutnya, pengalaman Ahris sebagai mantan juara dunia dapat memberikan tambahan ilmu dan motivasi bagi atlet Batam.
“Kita menghadirkan narasumber yang merupakan mantan juara dunia. Ini luar biasa. Semoga ilmunya bisa ditularkan kepada atlet Kota Batam,” katanya.
Lebih lanjut, Rinaldi menyebut woodball merupakan salah satu cabang olahraga yang berpotensi menyumbangkan banyak medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026.
“Target KONI Batam adalah juara umum. Woodball merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak nomor pertandingan, ada 14 nomor. Saya berharap Woodball Kota Batam bisa merebut medali sebanyak mungkin. Kalau bisa, enam medali emas dapat diraih,” tegasnya.
Menurut Rinaldi, pembinaan woodball Batam saat ini telah berjalan melalui tahapan yang cukup baik, mulai dari edukasi, apresiasi hingga penguatan kemampuan atlet.
“Edukasi, apresiasi dan amunisi ini sudah terpenuhi. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga proses pembinaan ini agar menghasilkan prestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum IWbA Kota Batam Ir. Anda Wijaya Zain, M.H., menyambut positif kehadiran Ahris Sumariyanto sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Menurut Anda, pengalaman yang dimiliki Ahris menjadi nilai tambah bagi atlet dan peserta coaching clinic.
“Saya sangat menghargai kedatangan Mas Ahris. Dengan kesibukannya, beliau masih menyempatkan waktu datang ke Kota Batam untuk membuka coaching clinic,” ujar Anda.
Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diberikan Ahris dapat membantu meningkatkan kualitas atlet woodball Batam.
Dengan adanya coaching clinic, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga memperoleh pembelajaran langsung mengenai teknik bermain woodball melalui praktik di lapangan.
Anda juga melihat potensi regenerasi atlet dari kalangan pelajar. Peserta kegiatan tersebut di antaranya berasal dari tingkat SMP dan SMA.
“Dengan adanya coaching ini, kami berharap mereka nantinya bisa menjadi atlet yang berprestasi. Karena peserta kita juga ada dari kalangan remaja, SMP dan SMA,” katanya.
Ke depan, IWbA Kota Batam berencana mengembangkan kegiatan coaching clinic dengan skala yang lebih besar.
“Kami berharap ke depan coaching clinic seperti ini bisa dilaksanakan lebih besar lagi,” ujarnya.
Anda Wijaya juga menyampaikan harapannya agar Kota Batam dapat menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam pengembangan olahraga woodball di Provinsi Kepulauan Riau.
“Harapan saya, woodball bisa menjadi olahraga yang dipandang di tingkat provinsi. Kami ingin Batam dikenal sebagai tempat berkembangnya woodball di Provinsi Kepri,” katanya.
Menghadapi Porprov Kepri VI 2026, Anda optimistis peluang atlet woodball Batam untuk meraih medali cukup terbuka.
Ia menyebut program latihan serta pembinaan yang telah dilakukan menjadi bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Kalau melihat latihan para atlet dan kami juga sudah memberikan pelatih kepada atlet yang kami tunjuk, saya yakin peluang untuk mendapatkan medali emas cukup besar. Target saya adalah emas,” tegasnya.
Setelah pelaksanaan Porprov Kepri VI, IWbA Kota Batam juga berencana menggelar berbagai event dengan menggandeng IWbA Provinsi Kepri sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan dan kompetisi woodball.
Dukungan terhadap pembinaan atlet juga datang dari Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, yang turut memberikan dukungan saat sesi latihan woodball di Taman Dang Anom. Misharti merupakan istri dari Ketua Umum IWbA Kota Batam, Anda Wijaya Zain.

Melalui Coaching Clinic dan Training Center 2026 tersebut, IWbA Kota Batam berharap pembinaan woodball semakin terarah, regenerasi atlet terus berjalan, serta mampu melahirkan prestasi bagi Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.
Bersama Woodball, Toreh Prestasi.