
Foto Bersama Pengurus KONI Batam dan Pengurus KONI Pekan Baru
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam menerima kunjungan jajaran KONI Kota Pekanbaru dalam rangka studi banding dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan organisasi olahraga, pembinaan atlet, hingga mekanisme pengelolaan dana hibah dan dana stimulan bagi cabang olahraga (cabor).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula KONI Batam, Kamis (24/9/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diisi dengan diskusi mengenai berbagai program pembinaan olahraga yang dijalankan KONI Batam.

Rombongan KONI Pekanbaru dipimpin Ketua Umum Achmad Faisal Reza, SE., MM, didampingi Sekretaris Umum Sanuar Heris Andrian, SH., MH, Bendahara Umum Surya Adri Putra, Wakil Ketua Umum I Satria Negara, SE., MM, Wakil Ketua Umum II Dr. Ririn Handayani, S.I.P., MM, Wakil Ketua Umum III Gema Khairadi Ilahi, ST, Kabid Perencanaan Program dan Pengembangan Mathrab Binhar, ST., MT, serta Staf Sekretariat Muhammad Dedi Mashyudi, SH.
Sementara dari KONI Batam hadir Ketua umum KONI Batam Rani Rafitriyani, Wakil Ketua I Rinaldi Samjaya, Toto Sumito, Zulkarnain, Kabid Binpres Daroe Nugroho, Dasril, bidang organisasi Slamet dan Hidayat, serta jajaran Humas KONI Batam Danasmara Abipraya dan Budi.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal menjadi bahan diskusi, mulai dari pembinaan atlet, pengelolaan cabang olahraga, persiapan Pekan Olahraga Kota (PORKOT), pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), dana hibah, hingga mekanisme pemberian dana stimulan kepada cabor di bawah naungan KONI Batam.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Batam, Rani Rafitriyani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan KONI Pekanbaru. Menurutnya, kegiatan studi banding tersebut menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan informasi dalam meningkatkan tata kelola organisasi serta pembinaan olahraga.
“Terima kasih atas kunjungan KONI Pekanbaru. Banyak hal yang kita bahas, mulai dari atlet, dana hibah hingga mekanisme dana stimulan untuk cabor,” ujar Rani.
Rani juga memaparkan inovasi yang telah diterapkan KONI Batam dalam mendukung pengelolaan data olahraga, salah satunya melalui aplikasi SIMO KONI Batam.
Aplikasi tersebut digunakan untuk menyimpan dan mengelola database atlet, pelatih serta cabang olahraga sehingga data dapat lebih mudah dipantau dan dikelola.
“KONI Batam juga menggunakan aplikasi SIMO KONI Batam yang memiliki database atlet, pelatih dan cabor sehingga lebih mudah dipantau,” katanya.
Selain digitalisasi data, KONI Batam tahun ini juga menerapkan sistem transaksi non-tunai dalam mekanisme pembayaran dan penggunaan anggaran.
Menurut Rani, penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari upaya KONI Batam meningkatkan transparansi dan tata kelola organisasi.
Dalam kesempatan itu, Rani juga menyampaikan bahwa KONI Batam terbuka untuk membalas kunjungan KONI Pekanbaru apabila terdapat kesempatan.
Ia sekaligus meminta dukungan dan doa dari jajaran KONI Pekanbaru karena KONI Batam akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kepri VI 2026 yang akan berlangsung di Tanjungpinang.
“Mohon doanya kepada KONI Pekanbaru. Kami akan menghadapi PORPROV Kepri VI 2026 di Tanjungpinang. Semoga kami bisa meraih hasil terbaik dan menjadi juara umum,” kata Rani.

Selain itu, Wakil Ketua I KONI Batam, Rinaldi Samjaya, turut menjelaskan mekanisme pengelolaan dana hibah yang diterima KONI Batam dari Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam.Kabid Binpres KONI Batam, Daroe Nugroho, memaparkan mekanisme pembinaan atlet yang dilakukan KONI Batam, termasuk atlet yang dipersiapkan menghadapi PORKOT maupun PORPROV.

Kabid Binpres KONI Batam, Daroe Nugroho, memaparkan mekanisme pembinaan atlet yang dilakukan KONI Batam, termasuk atlet yang dipersiapkan menghadapi PORKOT maupun PORPROV.
Ia juga menjelaskan mekanisme pemberian dana stimulan kepada cabor. Menurutnya, setiap cabor terlebih dahulu mengajukan proposal kepada KONI Batam. Proposal tersebut kemudian melalui proses seleksi dan verifikasi oleh tim yang telah ditentukan.
“Dana stimulan untuk cabor melalui mekanisme pengajuan proposal. Setelah itu proposal diseleksi dan diverifikasi oleh tim verifikasi KONI Batam,” jelas Daroe.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pekanbaru, Achmad Faisal Reza, mengapresiasi sambutan dan berbagai informasi yang diberikan KONI Batam selama kegiatan studi banding.

“Alhamdulillah, pertemuan silaturahmi pada hari ini berjalan dengan lancar. Banyak ilmu dan informasi yang diberikan KONI Batam kepada kami dan insyaallah dapat kami implementasikan di Pekanbaru,” ujar Achmad.
Ia mengatakan, salah satu pembahasan yang menarik perhatian KONI Pekanbaru berkaitan dengan pembinaan dan pengelolaan cabor serta atlet, khususnya dalam memberikan perhatian lebih kepada cabang olahraga yang memiliki potensi dan prestasi.
“Pembahasannya antara lain mengenai cabor dan atlet, di mana kami lebih memperhatikan cabor-cabor yang berprestasi. Semoga informasi yang kami dapatkan ini bermanfaat dan bisa kami implementasikan di Pekanbaru,” katanya.

Achmad juga menyampaikan harapan agar hubungan antara KONI Pekanbaru dan KONI Batam dapat terus terjalin melalui pertukaran pengalaman dan komunikasi antarlembaga.
Di akhir pertemuan, Achmad turut mendoakan KONI Batam yang akan berlaga pada PORPROV Kepri VI 2026 di Tanjungpinang.
“Terakhir, kami dari KONI Pekanbaru mendoakan semoga Kota Batam bisa meraih juara umum pada PORPROV Kepri VI di Tanjungpinang,” pungkasnya.