Amsakar : Kebersamaan dan Sinergi Kumci Membangun Batam

Senin, 21 September 2026

Warga berswafoto bersama Walikota Batam saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9) diskominfo batam

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan, saling mendukung, dan membangun sinergi dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan Kota Batam.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari bersepeda santai hingga senam bersama.

Amsakar mengatakan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, semangat tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan membangun lingkungan yang harmonis.

“Ayo kita jadikan momentum memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 ini sebagai media bagi kita untuk saling memperkuat, saling mendukung, dan saling bersinergi satu sama lainnya,” ujar Amsakar.

Ia menekankan, semangat kebangsaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak warga mengurangi narasi kontraproduktif yang berpotensi merusak hubungan antarsesama dan menumbuhkan rasa saling tidak percaya.

Menurutnya, masyarakat perlu menghadirkan energi positif dan menjaga suasana kehidupan yang kondusif.

Tumbuhkan spirit kebangsaan, semangat untuk mengabdi pada negara ini dengan cara mengurangi narasi-narasi yang kontraproduktif, yang membuat hubungan sesama anak bangsa rusak, yang senantiasa menumbuhkan rasa saling tidak percaya di antara satu sama lainnya,” katanya.

Amsakar menegaskan, pembangunan Batam membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Saling menguatkan dan memberikan semangat positif, kata dia, juga merupakan bentuk kontribusi bagi bangsa dan daerah.

“Kalau tak dapat berbuat, setidak-tidaknya memberikan semangat. Itu menurut saya cara yang paling minimal bagi kita untuk berkontribusi untuk negeri yang kita cintai ini,” ujarnya.(*)