
Sekda Batam, Firmansyah, memberikan selamat untuk ketua dan pengurus LDII Batam usai pelantikan di Kantor Wali Kota Batam, Minggu (30/8) diskominfo batam
TRANSKEPRI.COM.BATAM- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Batam masa bakti 2026-2031 sekaligus sarasehan kerukunan umat beragama di Kantor Wali Kota Batam, Minggu (30/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD LDII Kota Batam yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik serta memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, dan Kota Batam.
Semoga pelantikan ini menjadi momentum bagi para pengurus LDII Kota Batam untuk teguh mengemban amanah dan tanggung jawab dalam memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, dan Kota Batam,” ujar Firmansyah.
Ia menilai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi Kota Batam saat ini, yakni “Merajut Kerukunan, Memperkuat Persatuan, Bersama Membangun Batam yang Maju dan Madani.”
Firmansyah mengatakan, Batam dibangun di atas keberagaman. Masyarakatnya berasal dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang. Namun, seluruh perbedaan tersebut berada dalam satu rumah bersama, yakni Kota Batam dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kota Batam dibangun oleh keragaman. Kita berbeda suku, agama, budaya, dan latar belakang, tetapi kita punya satu rumah yang sama, yaitu Kota Batam, bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Menurutnya, kerukunan tidak sekadar ditandai dengan tidak adanya perpecahan. Lebih dari itu, kerukunan merupakan kemampuan untuk hidup berdampingan, saling memahami, dan bekerja sama di tengah perbedaan.
“Inilah yang menjadi modal sosial bagi kita dalam membangun Batam,” lanjutnya.
Firmansyah menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak dapat menjalankan pembangunan seorang diri. Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Pemerintah tentu tidak mungkin membangun Batam sendirian. Pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti LDII,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam terus mendorong pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat.
Firmansyah berharap kepengurusan baru LDII Kota Batam dapat terus mengambil peran dalam menjaga persatuan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.(*)