Hafizha Edukasi Remaja Putri SMAN 1 Toapaya tentang Deteksi Dini Kanker Payudara

Jumat, 28 Agustus 2026

Hafizha Edukasi Remaja Putri SMAN 1 Toapaya tentang Deteksi Dini Kanker Payudara

TRANSKEPRI.COM, BINTAN – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, menggelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan serta Deteksi Dini Kanker Payudara bagi remaja putri di SMAN 1 Toapaya, Kamis (27/8/2026).

Mengangkat tema “Kenali dan Cegah Kanker Payudara pada Remaja Putri Sejak Dini untuk Hidup Sehat di Masa Depan”, kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para pelajar.

Hafizha dalam sambutannya mengatakan kanker payudara merupakan salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan dan deteksi dini perlu ditanamkan sejak usia muda.

“Kanker payudara bukan persoalan kecil. Ini merupakan penyakit dengan jumlah kasus tertinggi dan menjadi salah satu penyumbang kematian akibat kanker pada perempuan di dunia maupun di Indonesia,” ujar Hafizha saat kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna SMAN 1 Toapaya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) WHO yang dikutip dalam materi sosialisasi, kasus kanker di Indonesia masih menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan upaya pencegahan berkelanjutan.

Hafizha juga menyampaikan data YKI Cabang Kabupaten Bintan yang mencatat kanker payudara mencapai 44 persen dari keseluruhan kasus kanker di Bintan.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk generasi muda, mengenai kesehatan perempuan dan langkah-langkah deteksi dini.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para remaja putri tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri, menerapkan perilaku hidup sehat, serta tidak takut untuk melakukan pemeriksaan apabila menemukan kelainan atau perubahan pada payudara,” harapnya.

Ia menekankan bahwa upaya menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan tubuh, serta mengenali perubahan yang tidak normal.

Edukasi kesehatan sejak usia remaja dinilai penting agar para pelajar memiliki kesadaran untuk memperhatikan kondisi tubuhnya dan tidak mengabaikan gejala yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dorong Sekolah Aktif Edukasi Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Hafizha juga mengajak para guru dan seluruh pihak terkait untuk ikut memperkuat edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memberikan pengetahuan yang benar kepada generasi muda.

“Saya mengajak para guru dan seluruh pihak terkait untuk terus mendukung edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan di lingkungan sekolah, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, peduli, dan memiliki kesadaran terhadap kesehatan sejak dini,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat mendorong para pelajar untuk menerapkan pola hidup sehat dan lebih peduli terhadap kesehatan diri.

Melalui kegiatan tersebut, YKI Kabupaten Bintan berupaya memperluas edukasi mengenai kanker payudara sekaligus membangun kesadaran masyarakat sejak dini. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah bersama dalam meningkatkan pencegahan dan deteksi dini kanker payudara di Kabupaten Bintan.