
Pokja News Room Jaksa Garda Desa SMSI Kota Batam Resmi Dikukuhkan
TRANSKEPRI.COM, BINTAN – Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Batam resmi dikukuhkan di Bintan Agro Resort, Kabupaten Bintan, Rabu (26/8/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari pelantikan pengurus Pokja News Room Jaksa Garda Desa SMSI tingkat Provinsi Kepulauan Riau serta kabupaten/kota se-Kepri. Pembentukan jejaring ini diharapkan memperkuat peran media dalam mendukung transparansi, pengawasan partisipatif, dan tata kelola pembangunan desa.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua SMSI Provinsi Kepulauan Riau Rinaldi Samjaya berdasarkan Surat Keputusan (SK) SMSI Kepri Nomor 02/KPTS-JAGA DESA/VIII/2026 tertanggal 25 Agustus 2026 yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris SMSI Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar turut memberikan penguatan terkait pelaksanaan program News Room Jaksa Garda Desa sebagai bagian dari jejaring nasional.

Sejumlah tokoh dan jajaran SMSI turut hadir, di antaranya Ketua SMSI Kepri Rinaldi Samjaya, Ketua ABPEDNAS Pusat Dr. Indra Utama, Kepala Dinas Kominfo Kepri Hendri yang mewakili Gubernur Kepri, Wakil Ketua Umum SMSI Bidang Kajian Strategis dan Inovasi Kebijakan Yono Hartono, serta Sekjen SMSI Makali Kumar.
Hadir pula Danlanud Batam yang diwakili Kasiter Kapten Kal Prapto Sudaryono, Penasihat SMSI Kepri yang juga Ketua Granat Kepri Syamsul, Sekretaris SMSI Kepri Zabur Anjasfianto, Wakil Ketua SMSI Kepri Anwar Saleh Harahap, serta Bendahara SMSI Kepri Allif Munarman yang bertugas sebagai pembaca doa.
Indra Helmi Pimpin Pokja Jaga Desa Kota Batam
Dalam kepengurusan Pokja News Room Jaksa Garda Desa SMSI Kota Batam, Indra Helmi dipercaya sebagai Ketua.
Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Sandra Satria Budi, sedangkan Deka Hartati menjabat sebagai Bendahara.
Sementara itu, Novianto dipercaya sebagai Penanggung Jawab News Room dan Media Sosial, Syamsul Bahri sebagai Penanggung Jawab Bidang Bisnis, serta Pariadi sebagai Penanggung Jawab Wilayah.
Ketua, Sekretaris dan Bendahara atau KSB merupakan pengurus SMSI setempat secara ex officio, sesuai ketentuan organisasi.
Ketua SMSI Kota Batam Indra Helmi menyampaikan terima kasih kepada SMSI Pusat dan SMSI Kepri atas kepercayaan yang diberikan kepada kepengurusan Kota Batam.
“Terima kasih kepada SMSI Pusat dan SMSI Kepri. Ini merupakan amanah baru bagi kami di Kota Batam,” ujar Indra.
Ia mengatakan, tugas tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab karena Kota Batam memiliki wilayah pemerintahan yang cukup luas, dengan 12 kecamatan dan 64 kelurahan.
Menurut Indra, keberadaan Pokja News Room Jaga Desa diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan penyebaran informasi mengenai pembangunan, tata kelola pemerintahan serta berbagai program yang berlangsung di tingkat masyarakat.
Bangun Jejaring Informasi dari Pusat hingga Desa
Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar menjelaskan, News Room Jaksa Garda Desa dibangun melalui sistem jejaring nasional yang menghubungkan struktur dari tingkat pusat hingga desa.

Sistem tersebut dirancang agar berbagai persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa dapat diketahui lebih dini. Dengan begitu, persoalan dapat diselesaikan melalui langkah pencegahan dan pembinaan sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.
Menurut Makali, alur koordinasi dimulai dari News Room pusat, kemudian diteruskan kepada koordinator tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan yang membawahi jaringan desa.
Informasi yang dihimpun akan terintegrasi dalam sistem nasional sehingga dapat mendukung proses pemantauan, pendampingan, dan penyelesaian persoalan secara cepat.
“Program ini dibentuk agar berbagai persoalan di desa dapat diurai sejak awal. Tujuannya bukan mencari kesalahan, tetapi memberikan solusi sehingga pengelolaan pembangunan desa berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program yang diinisiasi Kejaksaan Agung tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan dana dan aset negara di desa agar berlangsung transparan, efektif, dan akuntabel.
Cegah Penyimpangan Melalui Pendekatan Preventif
Wakil Ketua Umum SMSI Bidang Kajian Strategis dan Inovasi Kebijakan Yono Hartono mengatakan, News Room Jaksa Garda Desa memiliki fungsi penting dalam mendorong pencegahan terhadap potensi penyimpangan penggunaan dana maupun aset desa.
Menurut Yono, nantinya setiap desa akan memiliki News Room yang berfungsi mendokumentasikan berbagai aktivitas pemerintahan dan pembangunan desa.
Kepala desa menjadi penanggung jawab pengelolaan platform tersebut, sedangkan News Room desa akan terhubung dengan jaringan SMSI sebagai bagian dari sistem informasi nasional.
“Seluruh aktivitas pembangunan desa akan terdokumentasi dan terhubung dalam jejaring nasional. Dengan demikian, potensi persoalan dapat diketahui lebih awal dan diselesaikan melalui pendekatan pembinaan,” katanya.
Keberadaan News Room juga diharapkan menjadi sarana informasi yang objektif dan profesional dalam mendorong terwujudnya desa yang mandiri, transparan, dan akuntabel.
Media Bukan untuk Mencari Kesalahan
Ketua SMSI Kepri Rinaldi Samjaya berharap seluruh pengurus Pokja News Room Jaksa Garda Desa yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan profesional dan tetap menjaga independensi pers.
Menurutnya, Pokja tersebut harus menjadi ruang kolaborasi antara media, pemerintah daerah, pemerintah desa dan aparat penegak hukum dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik.
“Kehadiran kami bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan edukasi, pendampingan, dan meningkatkan kesadaran hukum agar pembangunan desa berjalan lebih transparan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rinaldi.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus Pokja di tingkat kabupaten dan kota agar mengedepankan pemberitaan yang objektif, berimbang dan edukatif.
Rinaldi mengibaratkan News Room Jaksa Garda Desa sebagai mitra strategis Kejaksaan dalam membangun sistem pencegahan di tingkat desa, sebagaimana Kepolisian memiliki Bhabinkamtibmas dan TNI memiliki Babinsa.
“Sinergi antara pemerintah, Kejaksaan, dan media merupakan modal penting untuk menciptakan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*)
Dengan dikukuhkannya Pokja News Room Jaksa Garda Desa SMSI Kota Batam, diharapkan jejaring informasi dan pengawasan partisipatif semakin kuat. Kehadiran Pokja ini sekaligus menjadi komitmen media untuk ikut mendorong keterbukaan informasi, pencegahan penyimpangan, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.