
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan (dok transkepri.com)
TRANSKEPRI.COM.BATAM- Dinas Pendidikan Kota Batam mendorong Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerapkan proses belajar mengajar kurikulum Merdeka, dengan diperkuat metode pembelajaran mendalam. Pembelajaran mendalam (deep learning), dapat meningkatkan prestasi siswa bidang akademik, mendidik rasa tanggung jawab dan membentuk karakter sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan kepada transkepri,com mengatakan, pembelajaran mendalam yang diterapkan sekolah kepada siswa akan membantu pengembangan prestasi secara akademik maupun non akademik. Intinya, pembelajaran mendalam disamping belajar teori, siswa juga mengimplementasikannya.
"Pembelajaran mendalam dapat mendorong siswa berprestasi dan membentuk karakter lebih bertanggung jawab. Dapat menggali prestasi bidang akademik siswa dan prestasi bidang lainnya. "ujarnya.
Misalnya, bidang akademik pembelajaran mendalam mampu meningkatkan prestasi ilmu bidang matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, riset dan inovatif atau kreatifitas siswa. Selanjutnya bidang agama, ada program tahfidz Alquran untuk meningkatkan pemahaman dan hafal Alquran.
Menurutnya, ada juga hal seperti jika siswa belajar tentang teori agama Islam, mereka harus bisa mempraktekan shalat. Selanjutnya, melaksanakan gotong royong di lapangan sebagai upaya untuk membentuk karakter kebersamaan dan cinta tanah air. Berbagai macam praktek bidang olahraga dan seni, sebagai upaya untuk mencari siswa berbakat, atau untuk melahirkan bibit baru.
Dia mengatakan pembelajaran mendalam penerapannya juga tidak terbatas kepada siswa normal. Peserta didik dengan kebutuhan khusus juga mendapat pendampingan khusus dari guru untuk menggali potensi mereka. Guru-guru yang mengajar di sekolah SMP di Batam, juga sudah ada yang memiliki kompeten untuk mendampingi siswa berkebutuhan khusus.
"Siswa berkebutuhan khusus atau inklusi, dari mereka ada yang memiliki kepintaran di atas rata-rata. Ini yang diberi pendampingan oleh guru, sehingga pendampingan dengan penguatan pembelajaran mendalam melahirkan siswa berpretasi,"ungkapnya.(ramli)