BP Batam Gelar Batam Grassroot Football Festival 2026, Jaring Talenta Muda Sepak Bola Sejak Usia Dini

Jumat, 07 Agustus 2026

Foto Bersama BP Batam Gelar Batam Grassroot Football Festival 2026, Jaring Talenta Muda Sepak Bola Sejak Usia Dini

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar kejuaraan sepak bola usia dini bertajuk Batam Grassroot Football Festival 2026. Ajang ini menjadi wadah kompetisi sekaligus penjaringan bibit-bibit pesepakbola muda berbakat dari Kota Batam.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah klub dan sekolah sepak bola (SSB) yang bersaing pada tiga kelompok usia, yakni U8, U10, dan U12. Untuk kategori U8 tercatat 10 klub, U10 sebanyak 17 klub, sedangkan kategori U12 diikuti 19 klub.

Batam Grassroot Football Festival 2026 digelar BP Batam dengan berkolaborasi bersama Garuda Yaksa Football Academy, Batam Prime International Grassroot, Batam Premier FC, serta sejumlah sponsor dan pihak pendukung lainnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala BP Batam Amsakar Ahmad, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemi Francis, jajaran deputi dan pejabat BP Batam, Forkopimda, jajaran KONI, pengurus PSSI, para pelatih, orang tua serta ratusan pesepakbola usia dini.

Ketua Pembina Batam Grassroot Football Festival 2026, Fary Djemi Francis, mengatakan turnamen tersebut secara khusus menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem sepak bola usia dini di Batam.

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses talent scouting untuk menemukan pemain-pemain muda potensial yang nantinya dapat memperoleh pembinaan berkelanjutan.

“Ini kita lakukan khusus untuk regional Batam. Kemudian juara 1, 2, 3 dan 4 akan kita ikutkan dalam seri internasional,” ujar Fary.

Ia menjelaskan, seri internasional tersebut nantinya akan menghadirkan sejumlah SSB dan akademi sepak bola terbaik dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, serta negara lainnya.

Selain itu, Fary menyebut akan ada agenda pertandingan internasional yang mempertemukan tim-tim juara dari sejumlah negara. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Batam sekaligus memperluas pengalaman bertanding para pemain muda.

“Turnamen ini tidak hanya sampai pada pertandingan. Intinya kami akan melakukan seleksi melalui talent spotting untuk mendapatkan anak-anak dan talenta terbaik yang ke depan akan kita bina dan dampingi,” katanya.

Fary menambahkan, pihaknya juga tengah mendorong terbentuknya akademi sepak bola di Batam yang nantinya mendapatkan dukungan dari BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan misi Garuda Yaksa Football Academy dalam mencari dan membina talenta-talenta sepak bola potensial dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Batam.

“Garuda Yaksa akan mencari talent-talent terbaik sampai ke pelosok daerah, termasuk di Batam. Nantinya akan ada kerja sama untuk menjadikan akademi sepak bola di Batam sebagai salah satu satelit akademi yang dibina langsung oleh Garuda Yaksa,” jelasnya.

Amsakar: Beri Ruang Talenta Muda untuk Berkembang

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Ahmad mengapresiasi pelaksanaan Batam Grassroot Football Festival 2026. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi sekaligus membuka peluang bagi pencari bakat menemukan pemain potensial.

“Event ini luar biasa, apalagi menjadi ajang untuk menyeleksi talenta-talenta muda dan memberikan ruang bagi mereka untuk melakukan kompetisi secara baik,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, rangkaian pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain usia dini untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman mereka.

Terlebih, kata Amsakar, para pemain yang terpilih nantinya berpeluang mengikuti kompetisi pada level internasional serta mendapatkan pembinaan lebih lanjut melalui akademi sepak bola.

“Bagi para orang tua, saya harapkan terus memberikan semangat kepada anak-anak kita. Saya percaya olahraga sepak bola Indonesia sekarang dan ke depan akan semakin baik,” katanya.

Amsakar juga berharap kegiatan seperti Batam Grassroot Football Festival dapat dilaksanakan secara kontinu. Dengan demikian, akan tersedia ruang bagi para pencari bakat untuk melihat potensi pemain-pemain muda Batam sekaligus memberikan pengalaman kompetisi kepada mereka.

“Selamat bertanding. Terus semangati anak-anak kita untuk menjadi atlet-atlet berbakat Batam dan Indonesia ke depan,” ujarnya.

Amsakar kemudian secara resmi membuka Batam Grassroot Football Festival 2026.

KONI Batam Apresiasi Penjaringan Atlet Usia Dini

Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurut Rani, kegiatan yang digelar BP Batam tersebut menjadi langkah positif dalam proses pencarian dan pembinaan bibit atlet sepak bola sejak usia dini.

“Ini acara yang dibuat BP Batam cukup luar biasa, terutama dalam pencarian bibit atlet sepak bola usia dini. Dengan kegiatan ini, kita bisa menjaring bibit-bibit atlet berprestasi di Batam,” kata Rani.

Ia berharap pemain-pemain yang menunjukkan kemampuan terbaik selama turnamen dapat melanjutkan pembinaan dan memperoleh kesempatan lebih besar untuk berkembang, termasuk melalui program pembinaan Garuda Yaksa.

“Kami dari KONI Batam mengapresiasi kegiatan ini. Ini menjadi bagian dari penjaringan atlet lokal, bahkan ada pertandingan internasionalnya,” ujarnya.

Adapun tim yang ambil bagian dalam rangkaian Batam Grassroot Football Festival 2026 antara lain Tango FC, Progress Plus A, Citra Mas, Ongis FA, RBM FA, SSB DB13, Bimantara FC A, Progress Plus B, Patriot Muda, Merah Putih Academy A, Mantang United, SSB FCB FC, Kemuning Lion, Merah Putih Academy B, NFA, PSKB Junior, Bimantara FC, Bina Pratama, Batam Premier JR, Marbella AU, GBC FC, Gurindam Pratama, Marbella AS, Progress Plus, Tango B, Tango A, dan Blue Eagle.

Melalui festival tersebut, BP Batam berharap lahir lebih banyak pesepakbola muda potensial yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga dapat membawa nama Batam dan Indonesia ke level nasional maupun internasional.