
Kapolda Kepri Hadiri Rakor Forkopimda, Tegaskan Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Iklim Investasi
TRANSKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin (3/8/2026).
Rakor yang dipimpin Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad itu menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, dan para pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan, mempercepat pembangunan daerah, serta mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kepri, para bupati dan wali kota se-Kepulauan Riau, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna menyelaraskan kebijakan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, dan instansi vertikal.
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam rapat tersebut, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pelaksanaan Program Strategis Nasional, perkembangan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga berbagai agenda prioritas pemerintah lainnya.
Pada kesempatan itu, Kapolda Kepri memaparkan hasil analisis dan evaluasi situasi kamtibmas Semester I Tahun 2026. Secara umum, kondisi keamanan di wilayah Kepulauan Riau dinilai tetap aman dan kondusif.
Meski demikian, Kapolda mengungkapkan terdapat peningkatan angka kriminalitas sebesar 13,89 persen dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan konsekuensi dari optimalisasi penegakan hukum yang dilakukan jajaran Polda Kepri secara profesional, transparan, dan responsif terhadap setiap laporan masyarakat.
"Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti secara cepat sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian," ujarnya.
Kapolda juga menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor terhadap Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas, industri, investasi, dan jalur pelayaran internasional.
Untuk itu, Polda Kepri terus memperkuat langkah-langkah pencegahan maupun penegakan hukum terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti aksi premanisme, penguasaan lahan secara melawan hukum, hingga potensi konflik yang dapat mengganggu iklim investasi.
Selain penegakan hukum, Kapolda mengajak seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, deteksi dini, serta penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi dan dialog yang konstruktif.
Ia juga menegaskan komitmen Polda Kepri dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih, sebagai upaya memperkuat semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menyampaikan pengaduan, maupun melaporkan setiap kejadian yang memerlukan kehadiran petugas.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan Kepulauan Riau yang aman, nyaman, serta kondusif bagi pembangunan dan investasi yang berkelanjutan.