BP Batam Kembangkan Super Apps, Wujudkan Layanan Digital Terintegrasi untuk Masyarakat dan Pelaku Usaha

Ahad, 02 Agustus 2026

BP Batam Kembangkan Super Apps, Wujudkan Layanan Digital Terintegrasi untuk Masyarakat dan Pelaku Usaha

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mempercepat transformasi digital dengan mengembangkan Super Apps BP Batam, sebuah platform layanan terpadu yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha mengakses berbagai layanan hanya melalui satu aplikasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Aplikasi Super Apps BP Batam yang diselenggarakan Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) di Conference Hall Gedung Pusat Teknologi Informasi BP Batam, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, dan menjadi bagian dari langkah percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memperkuat transformasi digital di lingkungan BP Batam.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sardin Sitorus, menjelaskan bahwa pengembangan Super Apps merupakan inisiatif strategis untuk menghadirkan layanan publik yang semakin mudah diakses, terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

"Super Apps ini menjadi pintu masuk tunggal bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan digital BP Batam. Melalui forum ini kami juga menghimpun masukan dari seluruh unit kerja sebagai dasar penyusunan kebutuhan bisnis dan pengembangan aplikasi yang benar-benar terintegrasi," ujar Sardin.

Menurutnya, Super Apps BP Batam akan dikembangkan sebagai single gateway yang mengintegrasikan berbagai layanan melalui konsep One Stop Service, Single Identity atau Single Sign-On (SSO), serta Integrated Process, sehingga pengguna cukup menggunakan satu identitas digital untuk mengakses seluruh layanan yang tersedia.

Sebagai acuan pengembangan, BP Batam mengadopsi berbagai praktik terbaik penerapan layanan digital dari dalam dan luar negeri, seperti INA Digital di Indonesia, LifeSG di Singapura, serta UMANG di India.

Dengan konsep tersebut, BP Batam menargetkan hadirnya layanan digital yang lebih terpadu, cepat, aman, transparan, dan efisien sehingga mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, menegaskan bahwa pengembangan Super Apps merupakan langkah strategis dalam mendukung modernisasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

"Penguatan layanan digital tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses bisnis, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, mudah diakses, dan memberikan kepastian kepada masyarakat maupun dunia usaha," katanya.

Menurut Sudirman, integrasi berbagai layanan dalam satu platform akan mempercepat proses pelayanan sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi antarunit kerja di lingkungan BP Batam.

Ia menambahkan, implementasi Super Apps merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam mendukung arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra untuk menghadirkan birokrasi yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi.

"Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi membangun ekosistem pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Melalui Super Apps ini kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi, sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan ekonomi digital," tutup Sudirman.