Bupati Aneng Bahas Program Kampung Nelayan Merah Putih dan Pengembangan Pulau Terluar Bersama KKP RI

Sabtu, 01 Agustus 2026

Bupati Aneng Bahas Program Kampung Nelayan Merah Putih dan Pengembangan Pulau Terluar Bersama KKP RI

TRANSKEPRI.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, dengan Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Dr. Ahmad Aris, S.P., M.Si., di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih sekaligus strategi pengembangan pulau-pulau kecil terluar di Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai wilayah perbatasan yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia.

Dalam rapat koordinasi itu, kedua pihak membahas berbagai aspek penting untuk memastikan Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat berjalan optimal. Pembahasan meliputi penentuan lokasi program, identifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat nelayan, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, hingga penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaannya tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Selain itu, perhatian juga diberikan terhadap pengembangan pulau-pulau kecil terluar yang memiliki peran penting, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai kawasan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.

Bupati Aneng menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI atas komitmennya dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai salah satu daerah kepulauan terdepan di wilayah perbatasan Indonesia.

Menurutnya, Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan nelayan, serta penyediaan infrastruktur yang memadai.

"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan. Program ini juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan pulau-pulau kecil terluar di Kabupaten Kepulauan Anambas," ujar Aneng.

Sementara itu, Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP RI, Dr. Ahmad Aris, menegaskan bahwa pembangunan wilayah pesisir membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia menilai Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki potensi kelautan yang besar sekaligus posisi strategis sebagai kawasan perbatasan, sehingga pengembangannya harus dilakukan melalui perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

"Keberhasilan Program Kampung Nelayan Merah Putih sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dengan potensi kelautan yang dimiliki Anambas, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan pulau-pulau kecil terluar," kata Ahmad Aris.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berkomitmen mempererat kerja sama dalam mempercepat implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih. Kolaborasi ini diharapkan mampu mewujudkan kawasan pesisir yang lebih maju, mandiri, dan produktif, sekaligus memperkuat pembangunan pulau-pulau kecil terluar sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.