Sinergi PLN Batam dan Altiva Perkuat Ekosistem Data Center

Rabu, 29 Juli 2026

Walikota Batam Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyaksikan penandatanganan PJBTL antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Data Center di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor PLN Batam, Selasa (28/7) diskominfo batam

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung investasi berbasis teknologi saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Data Center di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor PLN Batam, Selasa (28/7/2026). Menurut Amsakar, Batam kini tengah bertransformasi dari kawasan industri manufaktur konvensional menuju pusat investasi teknologi informasi dan data center.

“Apa yang dilakukan hari ini membuktikan bahwa sinergi antarpemangku kepentingan mampu meningkatkan daya saing investasi. Kolaborasi seperti ini penting agar Batam semakin kokoh sebagai lokomotif investasi sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Amsakar.

Ia mengungkapkan, arah investasi di Batam kini mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya didominasi sektor infrastruktur dan manufaktur perakitan, saat ini investasi mulai bergeser ke sektor teknologi informasi, termasuk industri data center yang berkembang pesat.

Melihat tren tersebut, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, terutama ketersediaan pasokan listrik dan air bersih yang menjadi kebutuhan utama industri teknologi.

“Data center dapat berkembang di Batam sepanjang kebutuhan listrik dan air bersih terpenuhi. Penandatanganan PJBTL hari ini menunjukkan kesiapan pasokan listrik, sementara Pemerintah Kota Batam akan terus mempercepat dan mempermudah proses perizinan bagi para investor,” tegasnya.

Amsakar menilai keputusan PT Altiva Identity Data Center berinvestasi di Batam merupakan langkah yang tepat. Selain memiliki posisi strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Singapura, Batam juga memperoleh dukungan regulasi dari pemerintah pusat yang semakin memperkuat daya tarik investasi.

Ia juga menyinggung meningkatnya perhatian dunia terhadap Batam sebagai tujuan investasi teknologi. Salah satunya terlihat dari rencana investasi kemitraan Firmus Technologies Australia bersama Nvidia untuk pengembangan fasilitas produksi GPU di Batam yang ditargetkan mulai beroperasi pada triwulan I tahun 2027 (*)