
Peringati Hari Anak Nasional, Pertamina AFT Hang Nadim Edukasi Pengelolaan Sampah dan Vertikultur Plus di SDN 012 Nongsa
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim bersama Unit Bank Sampah (UBS) RTOne Berseri menggelar edukasi pengelolaan sampah dan replikasi program Vertikultur Plus di SD Negeri 012 Nongsa, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan sekolah tersebut diikuti sebanyak 480 peserta yang terdiri dari siswa kelas 1 hingga kelas 3 serta peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Turut hadir Kepala SDN 012 Nongsa, komite sekolah, serta jajaran PT Pertamina Patra Niaga AFT Hang Nadim dan UBS RTOne Berseri.
Program ini bertujuan membangun kesadaran dan kebiasaan sejak dini dalam mengelola sampah, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan ramah anak. Selain memperingati Hari Anak Nasional, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah melalui pemanfaatan sampah organik dan anorganik.
Dalam sesi edukasi, narasumber dari UBS RTOne Berseri, Nella Nelfia, menjelaskan mekanisme pengelolaan sampah anorganik melalui sistem bank sampah. Para siswa diajak memahami pentingnya memilah sampah yang masih memiliki nilai ekonomi untuk kemudian disetorkan ke bank sampah.
Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pembuatan eco enzyme dari limbah organik berupa kulit buah. Hasil olahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami yang berguna untuk menyuburkan tanaman.

Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan konsep Vertikultur Plus, yakni metode pertanian perkotaan yang memanfaatkan tong sebagai media tanam sekaligus tempat pengolahan sampah organik. Sisa makanan dimasukkan ke dalam tong untuk diolah menjadi kompos alami yang menjadi nutrisi bagi tanaman, sehingga mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menghasilkan tanaman yang produktif.
AFT Manager PT Pertamina Patra Niaga AFT Hang Nadim, Sigit Gentur Sutopo, mengatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung program pengelolaan sampah di masyarakat, termasuk melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
"Tahun ini kami menggandeng sekolah dalam pengelolaan sampah organik. Untuk sampah anorganik, kerja sama dengan SDN 012 Nongsa sudah berjalan selama satu tahun terakhir. Kini kami mereplikasi salah satu program unggulan di bank sampah kami, yaitu Vertikultur Plus, yang memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk alami bagi tanaman," ujarnya.
Kepala SDN 012 Nongsa, Yasrizal, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi pengelolaan sampah menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

"Kegiatan memilah sampah organik dan anorganik merupakan langkah positif dalam menanamkan karakter yang baik bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memilah sampah, tetapi juga memahami cara mengolah sampah organik menjadi kompos melalui Vertikultur Plus dan eco enzyme," katanya.

Sementara itu, Ketua Unit Bank Sampah RTOne Berseri, Kartini, menjelaskan bahwa SDN 012 Nongsa telah menjadi mitra dalam pengelolaan sampah anorganik. Keberhasilan program Vertikultur Plus di lingkungan bank sampah kini direplikasi di sekolah sebagai upaya memperluas manfaatnya.
"Semoga melalui kegiatan ini timbulan sampah organik, khususnya sisa makanan dari lingkungan sekolah, dapat berkurang sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan siswa," ungkap Kartini.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga AFT Hang Nadim dan UBS RTOne Berseri berharap edukasi lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan sejak dini.