Menko Polkam Apresiasi Sinergi Polda Kepri Jaga Kamtibmas, Dorong Investasi di Wilayah Perbatasan

Sabtu, 04 Juli 2026

Menko Polkam Apresiasi Sinergi Polda Kepri Jaga Kamtibmas, Dorong Investasi di Wilayah Perbatasan

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polda Kepulauan Riau, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Kepulauan Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Menko Polkam di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Batam, Jumat (3/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Kepala BP Batam ex officio Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam ex officio Li Claudia Chandra, unsur Forkopimda, Wakapolda Kepri beserta pejabat utama Polda Kepri, pimpinan instansi vertikal, kepala daerah, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kepulauan Riau hingga saat ini tetap aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kapolda menjelaskan, Polda Kepri terus memperkuat upaya penegakan hukum terhadap berbagai tindak kejahatan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan, hingga berbagai bentuk kejahatan transnasional lainnya yang dapat memengaruhi iklim investasi.

Pada kesempatan itu, Kapolda Kepri juga menyerahkan secara simbolis dokumen hasil penegakan hukum terkait penguasaan lahan negara tanpa hak kepada Kepala BP Batam. Penyerahan tersebut menjadi bentuk dukungan Polda Kepri terhadap kepastian hukum, perlindungan aset negara, serta terciptanya iklim investasi yang kondusif.

Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa keamanan merupakan faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya, wilayah yang aman akan memberikan rasa percaya bagi investor untuk menanamkan modalnya, sekaligus mendorong perkembangan sektor perdagangan dan pariwisata.

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, hingga tokoh agama dan masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan, serta mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat demi mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif.

Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan penyerahan cenderamata, dialog bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan di Kepulauan Riau.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan laporan akan membantu aparat bertindak lebih cepat sehingga situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga di wilayah Kepulauan Riau.