Turnamen Domino, Nobar Piala Dunia dan Bansos Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Kepri

Ahad, 21 Juni 2026

Turnamen Domino, Nobar Piala Dunia dan Bansos Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Kepri

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Polda Kepulauan Riau menggelar Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Utama 98 Food Court, Batu Selicin, Lubuk Baja, Kota Batam, Sabtu (20/6/2026), berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dan masyarakat dari berbagai kalangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua ORADO Kepri Rizki Faisal, Kabinda Kepri, Wakapolda Kepri, Sekretaris ORADO Kepri Muhammad Yunus Muda, pejabat utama Polda Kepri, Bhayangkari Daerah Kepri, tokoh masyarakat, komunitas ojek online, serta masyarakat umum.

Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 diikuti sebanyak 512 peserta, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memeriahkan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam sambutannya, Sekretaris Organisasi Amatir Domino Indonesia (ORADO) Kepri menjelaskan bahwa ORADO merupakan organisasi resmi yang menaungi olahraga domino di Indonesia dan saat ini telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi serta 438 kabupaten/kota.

Menurutnya, olahraga domino tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mengedepankan kemampuan berpikir strategis, konsentrasi, serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

“Olahraga domino dapat melatih daya ingat, meningkatkan konsentrasi, menjaga kesehatan mental, serta mengasah kemampuan berpikir dan strategi para pemainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis meja dan batu domino dari Ketua ORADO Kepri kepada Kapolda Kepri sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga domino di Provinsi Kepulauan Riau.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, yang menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, seluruh kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolda menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kepulauan Riau.

Ia juga mengapresiasi perkembangan olahraga domino yang kini telah berada di bawah naungan organisasi olahraga resmi sehingga memiliki peluang besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk mendukung olahraga domino sebagai cabang olahraga yang positif, edukatif, dan berprestasi serta menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino,” kata Kapolda.

Selain turnamen domino dan nonton bareng Piala Dunia 2026, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 250 paket bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat dan komunitas ojek online sebagai bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengatakan bahwa Turnamen Domino Kapolda Kepri Cup 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara yang bertujuan memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus menjadi implementasi nyata semangat ‘Polri Untuk Masyarakat’ dalam menjaga kebersamaan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah Kepulauan Riau,” ujarnya.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam guna melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.

Dengan perpaduan olahraga, hiburan, dan aksi sosial, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kepulauan Riau tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di daerah.