Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam, Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Investasi 2027

Kamis, 18 Juni 2026

Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam, Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Investasi 2027

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Kinerja Badan Pengusahaan (BP) Batam sepanjang tahun 2025 hingga Triwulan I Tahun 2026 mendapat apresiasi dari Komisi VI DPR RI. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menilai tata kelola BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menunjukkan capaian positif, khususnya dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah.

Selain itu, keberhasilan BP Batam dalam mengoptimalkan pengelolaan anggaran yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga mendapat perhatian khusus dari Komisi VI DPR RI. Menurut Andre, capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri karena BP Batam mampu membiayai pembangunan kawasan melalui pendapatan PNBP tanpa mengandalkan tambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Pengelolaan anggaran dan kinerja BP Batam saat ini patut mendapat apresiasi. BP Batam mampu menunjukkan tata kelola yang baik dengan mengoptimalkan PNBP untuk mendukung pembangunan kawasan. Ini menjadi contoh bagi badan atau lembaga lainnya dan kami berharap Batam bisa terus maju menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Andre saat memimpin rapat.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Komisi VI DPR RI selama satu tahun kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra.

Menurut Amsakar, sinergi yang terjalin antara BP Batam dan Komisi VI DPR RI menjadi faktor penting dalam menjaga iklim investasi yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif.

"Kami berterima kasih atas dukungan Komisi VI DPR RI yang selama ini menjadi mitra strategis BP Batam. Capaian investasi yang terus meningkat menjadi bukti bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin kuat. Hal ini juga sejalan dengan berbagai upaya pembenahan yang terus kami lakukan, terutama dalam penyederhanaan perizinan," kata Amsakar.

Ia menjelaskan, BP Batam saat ini terus mempercepat pembangunan infrastruktur agar berjalan selaras dengan pengembangan kawasan ekonomi. Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga daya saing Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan, BP Batam juga mengusulkan penguatan program strategis Tahun Anggaran 2027 melalui rekomposisi pagu anggaran. Dukungan anggaran tersebut akan difokuskan untuk mendukung pengembangan kawasan strategis, perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, penyelenggaraan Operator Investasi Pemerintah (OIP), peningkatan kualitas layanan perizinan, serta pembangunan infrastruktur pelabuhan, bandara, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

"Kami akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan perizinan, serta memastikan seluruh program strategis berjalan seiring dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat," tegasnya.

Dukungan Komisi VI DPR RI tersebut diharapkan semakin memperkuat langkah BP Batam dalam meningkatkan daya saing kawasan, menarik investasi baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Batam yang berkelanjutan di masa mendatang.