
PWI Kepri dan BNNP Perkuat Sinergi, Dorong Sosialisasi Pencegahan Narkoba Hingga Wilayah Kepulauan
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau terus memperkuat perannya dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau di Batam, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara insan pers dan BNNP Kepri guna memperluas jangkauan edukasi serta sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.
Rombongan PWI Kepri dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Parna Simarmata, didampingi Wakil Ketua Bidang Multimedia dan Media Siber Lintong C. Manurung, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Tunggu Manurung, Sekretaris Alfian Lumban Gaol, Wakil Sekretaris Muhammad Ikhsan, serta Wakil Bendahara Faisal.
Kehadiran pengurus PWI Kepri disambut langsung Kepala Bagian Umum BNNP Kepri, Ratih Frayunita Sari, S.I.Kom., M.A., bersama jajaran pejabat fungsional di lingkungan BNNP Kepri.
Dalam pertemuan tersebut, Parna Simarmata menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait ancaman penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi persoalan serius.
"Pers memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengedukasi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap pesan-pesan pencegahan narkoba dapat tersampaikan secara luas, cepat, dan tepat sasaran," ujar Parna.
Sementara itu, Lintong C. Manurung menilai perkembangan teknologi informasi dan media digital harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Menurutnya, jaringan media yang tergabung dalam PWI Kepri siap menjadi mitra strategis BNNP dalam menyebarluaskan berbagai informasi edukatif terkait bahaya narkoba.
"Media memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran publik. Kami siap bersinergi dan mendukung program-program BNNP Kepri agar pesan pencegahan narkoba dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah kepulauan," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kabag Umum BNNP Kepri Ratih Frayunita Sari menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan PWI Kepri. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa.
"Dukungan media sangat penting dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi upaya pencegahan narkoba di Kepulauan Riau," ujarnya.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, kedua pihak membahas sejumlah rencana kolaborasi ke depan. Salah satunya peluang penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai payung sinergi antara PWI Kepri dan BNNP Kepri dalam mendukung program edukasi serta sosialisasi P4GN.
Sekretaris PWI Kepri, Alfian Lumban Gaol, juga mengusulkan pembentukan saluran komunikasi terpadu guna mempercepat distribusi informasi dan materi edukasi dari BNNP kepada media massa.
Selain itu, Wakil Sekretaris PWI Kepri Muhammad Ikhsan mengungkapkan wacana penguatan integritas organisasi melalui penerapan syarat surat keterangan bebas narkoba bagi anggota serta pemeriksaan urine berkala bagi pengurus PWI Kepri.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga profesionalisme dan integritas insan pers sekaligus mendukung gerakan anti narkoba.
Pertemuan ditutup dengan kesepahaman untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika serta mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.