Penutupan Pelatihan Wasit dan Pelatih Voli Batam 2026, KONI Harap Ilmu Bisa Diaplikasikan Maksimal

Jumat, 22 Mei 2026

Foto bersama kepala dinas pemuda dan olahraga Zulkarnain bersama peserta wasit dan pelatih terbaik

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Pelatihan Wasit dan Pelatih Bola Voli Tingkat Kota Batam Tahun 2026 resmi ditutup di Ballroom Beijing, Hotel Harmoni One, Batam, Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam tersebut menggunakan anggaran APBD Tahun 2026.

Acara penutupan berlangsung meriah dan dihadiri perwakilan KONI Kepri, KONI Batam, PBVSI Kepri, PBVSI Batam, serta para peserta pelatihan yang selama beberapa hari mengikuti pembekalan teori dan praktik.

Dalam kesempatan itu, dua peserta mewakili pelatihan wasit dan pelatih menyampaikan kesan dan pesan serta mengucapkan terima kasih kepada Dispora Kota Batam atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya olahraga voli di Batam.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain, dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Wali Kota Batam yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji. Ia mengajak seluruh peserta mendoakan agar Wali Kota Batam beserta keluarga diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.

Zulkarnain mengatakan, pelatihan tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan wasit bola voli di Kota Batam. Dengan jumlah peserta mencapai 80 orang, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan wasit dan pelatih dalam berbagai pertandingan voli di Batam.

“Ilmu yang sudah didapat selama pelatihan harus benar-benar diterapkan di lapangan. Jangan hanya berhenti pada sertifikat, tetapi harus dibarengi komitmen untuk terus berkembang,” ujarnya.

Selain komitmen, ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan olahraga voli di Kota Batam. Menurutnya, Batam perlu memiliki fasilitas pertandingan berstandar nasional hingga internasional, termasuk dukungan teknologi seperti video challenge dan sistem elektronik pertandingan.

“Batam adalah kota internasional, sehingga ke depan kita berharap memiliki lapangan voli indoor yang memenuhi standar nasional bahkan internasional,” katanya.

Ia juga berharap para peserta pelatihan dilibatkan dalam berbagai turnamen dan kompetisi agar pengalaman praktik di lapangan semakin terasah.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Batam, Rani Rafitriyani yang diwakili Kabid Humas Danasmara Abipraya, menyampaikan apresiasi kepada Dispora Kota Batam atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diimplementasikan secara maksimal dalam pertandingan maupun pembinaan atlet di lapangan.

“Kami berharap para wasit dapat mengedepankan keadilan dan sportivitas, sementara para pelatih mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas atlet dan prestasi olahraga voli di Kota Batam maupun Provinsi Kepri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena akan berdampak positif terhadap perkembangan olahraga, khususnya cabang bola voli.

Terlebih, dalam waktu dekat Provinsi Kepri akan menghadapi agenda olahraga besar seperti POPDA dan PORPROV 2026. KONI Batam berharap Kota Batam mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum pada ajang tersebut.