Kapolri Hadiri Groundbreaking Mapolda DIY, Usung 4 Konsep Smart City untuk Modernisasi Kepolisian

Senin, 04 Mei 2026

Kapolri Hadiri Groundbreaking Mapolda DIY, Usung 4 Konsep Smart City untuk Modernisasi Kepolisian

TRANSKEPRI.COM, DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (3/5/2026). Pembangunan Mapolda DIY ini menjadi bagian dari upaya modernisasi institusi Polri dengan mengedepankan empat konsep utama berbasis Smart City.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan pembangunan Mapolda DIY bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga transformasi pelayanan kepolisian yang lebih modern, cepat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurut Sigit, konsep pertama yang diusung adalah data and driven policing hub, yaitu pusat kendali kepolisian berbasis data yang memanfaatkan berbagai sumber informasi secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis fakta.

“Konsep ini memungkinkan kepolisian bekerja lebih efektif dengan dukungan data yang terintegrasi, sehingga respons terhadap situasi di lapangan menjadi lebih cepat dan akurat,” ujar Sigit.

Konsep kedua adalah social listening and sentiment intelligence system, yakni sistem yang dirancang untuk memantau serta memahami opini dan sentimen masyarakat, khususnya melalui media sosial.

Dengan sistem tersebut, Polri diharapkan mampu mendeteksi isu yang berkembang di tengah masyarakat dan memberikan respons yang lebih cepat serta tepat sasaran.

“Social listening ini penting untuk mengetahui apa yang dirasakan dan diharapkan masyarakat, sehingga pelayanan kepolisian bisa lebih responsif,” jelasnya.

Selanjutnya, Mapolda DIY juga akan dilengkapi dengan cyber security defense center, yakni pusat perlindungan digital yang bertugas menjaga sistem dan data dari berbagai ancaman siber, seperti peretasan, penipuan online, hingga kejahatan digital lainnya.

Kapolri menilai keberadaan sistem keamanan siber menjadi kebutuhan penting di era digital saat ini, mengingat semakin kompleksnya ancaman kejahatan berbasis teknologi.

Konsep keempat yang diterapkan adalah decision intelligence and knowledge system, yaitu sistem yang mampu mengolah data serta pengalaman menjadi basis pengetahuan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan.

“Dengan sistem ini, pimpinan dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan terukur berdasarkan data dan pengalaman yang telah diolah secara sistematis,” ungkapnya.

Pembangunan Mapolda DIY dengan konsep Smart City ini diharapkan menjadi model baru bagi pengembangan infrastruktur kepolisian modern di Indonesia, sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat di era transformasi digital.

Kapolri menegaskan, Polri akan terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.