
Isak Haru Iringi Pelepasan AKBP M. Khalid Zulkarnain, Sosok Bhayangkara Berdedikasi Tinggi
TRANSKEPRI.COM, BATAM– Suasana duka menyelimuti jajaran Polda Kepulauan Riau saat prosesi pelepasan jenazah AKBP M. Khalid Zulkarnain, S.I.K., M.H., yang meninggal dunia karena sakit di , Rabu (15/4/2026).
Sebelum prosesi pelepasan, almarhum terlebih dahulu disalatkan di . Suasana hening dan penuh haru terasa saat doa-doa dipanjatkan oleh keluarga, rekan sejawat, dan para pelayat yang hadir.
Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju untuk diterbangkan ke Jakarta.
Prosesi pelepasan dipimpin oleh selaku Inspektur Upacara, dan berlangsung khidmat. Turut hadir , Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Detta Asep Safrudin, Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama, pengurus Bhayangkari, serta personel Polda Kepri yang memberikan penghormatan terakhir.
Dalam amanatnya, Wakapolda Kepri menyampaikan duka cita mendalam sekaligus penghargaan atas dedikasi almarhum selama berdinas.
“Almarhum adalah sosok Bhayangkara yang penuh dedikasi, disiplin, dan menjunjung tinggi integritas. Kepergian beliau menjadi kehilangan bagi kami semua, namun nilai-nilai pengabdian yang ditinggalkan akan terus menjadi teladan,” ungkapnya.
Meski masa pengabdiannya di Polda Kepulauan Riau terbilang singkat, sekitar 9 bulan 22 hari, almarhum dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas.
Di tengah suasana duka, doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada institusi, bangsa, dan negara.
Polda Kepri juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan.
Kepergian AKBP M. Khalid Zulkarnain bukan hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga warisan keteladanan yang akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi setiap insan Bhayangkara.