Budi Dermawan Dilantik Menjadi Ketua BMKJ Kepri

Senin, 13 April 2026

Ketua BMKJ Kepri, H Budi Dermawan S.Ag, M.Sy, masa bakti 2026 - 2030, mengibarkan pataka BMKJ setelah diserahkan Ketum Nasional BMKJ, Irjen Pol. (Purn), Syafril Nursal S.H, M.H, dalam prosesi pelantikan, Minggu (12/04/2026), di Hotel Golden View, Bengkong

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Ketua Umum Nasional Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi (BMKJ), Irjen Pol. (Purn), Syafril Nursal S.H, M.H, melantik H Budi Dermawan sebagai Ketua Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi (BMKG) periode 2026-2030, bertempat di Golden View Hotel, Minggu (12/04/26).

Pada kesempatan itu Syafril Nursal menegaskan bahwa, pentingnya sebuah sinergi, antara organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah (Pemda), guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kepri.

Menurut Irjen Syafril, kolaborasi ini ialah, bertujuan untuk memperkuat peran seluruh masyarakat, dalam mendukung program-program di pemerintah, dalam pembangunan daerah, dan bidang perekonomian masyarakatnya.

"Dengan sudah dilantiknya BMKJ Kepri ini, besarkan dan kita harus menjadi mitra strategis Pemprov Kepri, dan kabupaten/kota diberbagai sektor. Baik itu di bidang sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat," ujar Irjen Syafril, didampingi Sekjen BMKJ Nasional, Sauqi.

Iapun menambahkan bahwa, kerja sama ini diharapkan mampu untuk menciptakan komunikasi yang lebih efektif, serta terukur, antara masyarakat dan pemerintah. "Sehingga berbagai aspirasi dapat tersampaikan, serta ditindaklanjuti dengan baik," ungkapnya.

Selain itu, ucapnya, BMKJ Kepri juga berkomitmen, berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial, serta bisa mempererat persatuan dan kesatuan yang solid di tengah keberagaman masyarakat Batam, maupun di Kepulauan Riau.

"Keberadaan BMKJ ini bukan saja ada di Kepri, akan tetapi juga ada diberbagai daerah Indonesia. Mari kita berkolaborasi dengan Pemda, dan saya telah menitipkan lansung kepada Pak Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, agar keberadaan BMKJ Kepri, menjadi mitra pemerintah daerah di dalam membangun perekonomian warga Kepri untuk kedepannya. Silahkan ditindaklanjuti," ucap Ketum BMKJ Nasional, bersemangat.

Syafril menegaskan bahwa, ada 5 point penting menjadi kekhususan untuk ketua, dan jajaran pengurus BMKJ Kepri ini untuk kedepannya. Sehingga menjadi fungsi utama di dalam menjalankan Ormas BMKJ atau organisasi kemasyarakatan perantau asal Jambi ini.

"Pertama keberadaan BMKJ harus sebagai Pemersatu, untuk seluruh masyarakat di Kepri. Khususnya di warga Jambi yang berada di Kota Batam, dan di wilayah kabupaten /kota lainnya di Provinsi Kepri ini," papar Syafril.

Kedua, imbuhnya, sebagai Fungsi Koordinasi. Agar BMKJ Kepri bisa berkoordinasi dengan semua tim BMKJ dari tingkat kabupaten/kota untuk berjuang dan membesarkan organisasi BMKJ ini dengan solid.

"Ketiga, ada Fungsi Sosial. Dan ini yang paling penting. Sebagai satu organisasi sosial, bagaimana kita bisa saling membantu atas semua permasalahan sosial masyarakat. 
Artinya apa. Jangan sampai ada permasalahan masyarakat Jambi yang tak terurus dan terabadikan.
Dengan adanya organisasi BMKJ ini, maka masyarakat Jambi akan merasa tidak sendiri," paparnya.

Marilah kita saling membantu dan saling mendukung, terang Syafril, terutamanya untuk masalah sosial warga Jambi. "Seperti yang sakit, meninggal, terlantar, dan lainnya," ucap Ketum BMKJ Nasional.

Kemudian, kata Irjen Syafril, yang keempat adalah, Fungsi Strategis. 
"Walaupun kita orang perantauan dari Jambi, tapi kita adalah orang yang cinta kepada negeri. Dimana saat ini kita berdomisili, kita harus saling membantu, berkomunikasi dengan daerah asal/kampung kita,
guna kemajuan perekonomian dan
pembangunan kampung halaman kita dari perantauan," paparnya.

Dan fungsi kelima adalah, Fungsi Kontrol Sosial. Dengan arti, dalam kontrol untuk memperbaiki dan tak mencari cari kesalahan orang lain. "Artinya apa. Konstruktif sifatnya. Jadi tak Destruktif. Bagaimana kita memberikan masukan agar Jambi bisa lebih maju, dan berkembang dengan baik. Begitu juga terhadap Provinsi Kepri ini," pungkas Ketum Nasional BMKJ, menegaskan.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura mengungkapkan, bahwa keberadaan tiap organisasi masyarakat, tentu dapat berperan penting bagi pemerintahan daerah
Terutama dalam menjalankan roda pemerintahan, terhadap program pembangunan, bidang pendidikan, serta perekonomian masyarakat.

"Begitupun terhadap Ormas BMKJ Kepri yang sudah dilantik hari ini. Kami atas nama Pemerintah Kepri mengucapkan selamat dan sukses dengan dilantiknya Bapak H. Budi Dermawan dan jajarannya sebagai Ketua serta pengurus BMKJ Kepri, masa bakti periode 2026, hingga 2030 mendatang," kata Nyanyang, yang mengawali dengan dua bait pantun.

Kedepan, ungkapnya, marilah kita bersinergi dan berkolaborasi, agar terwujudnya Kepri yang lebih baik, aman, nyaman dan kondusif, demi tercapainya cita cita Kepri modern, sejahtera, dan madani.

"Kita, sebagai lapisan masyarakat perantau yang datang dari semua daerah di tanah air, marilah saling membantu dan mendukung untuk kebaikan, dan kemajuan bersama.
Artinya apa. Dimana bumi dipijak, maka disitulah langit kita junjung," sebut Wakil Gubernur Kepri.

Wagub Kepri mengatakan, adanya keterlibatan organisasi masyarakat seperti BMKJ Kepri, dan lainnya itu tentu akan sangat penting didalam mendukung keberhasilan program pemerintah terkait pembangunan, khususnya di tingkat lokal.

"Alhamdulillah. Pemprov Kepri pun berkolaborasi dengan berbagai Ormas. Kolaborasi, diwujudkan melalui berbagai program konkret, termasuk kegiatan sosial, pelatihan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas," ucapnya.

Kita berharap, pungkas Nyanyang, dengan terjalinnya kerja sama bisa diharapkan menjadi sinergi antara BMKJ Kepri dan Pemprov Kepri, hingga bisa memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas di Kepulauan Riau.

Sementara itu, Ketua BMKJ Kepri, 
Budi Dermawan masa bakti 2026 - 2030 mengungkapkan terimakasih atas amanah yang telah diberikan. Sehingga menjadi komitmen untuk mengurus, dan mengembangkan organisasi BMKJ hingga kesemua daerah di Kepri.

"Terimakasih dan salam hormat kepada Ketum dan Sekjen BMKJ Nasional, yang sudah datang ke Kota Batam untuk melantik kami sebagai ketua umum, serta jajaran pengurus DPW BMKJ Kepri, masa bakti 2026 hingga 2030. Begitupun kepada seluruh perwakilan Pemda yang hadir, dan tak kami sebutkan satu persatu. Baik dari Polda Kepri, dari Polresta Barelang, DPRD Kota Batam, dan Pemko Batam, beserta para Ketua Ormas, LSM, maupun segenap warga Jambi Kota Batam dan Provinsi Kepri," ungkap Budi.

Kami berharap, keberadaan BMKJ Kepri bisa berkiprah untuk seluruh lapisan masyarakat, dan bermitra dengan seluruh Ormas, LSM, serta instansi vertikal, instansi horizontal serta pemerintah daerah yang ada di wilayah Provinsi Kepri ini.

"Marilah kita bekerjasama dan bisa berkolaborasi guna mencapai satu tujuan dan harapan yang lebih baik. Aamiin, barakallah," pungkas Budi.(*)

Ketua BMKJ Kepri, H Budi Dermawan S.Ag, M.Sy, masa bakti 2026 - 2030, mengibarkan pataka BMKJ setelah diserahkan Ketum Nasional BMKJ, Irjen Pol. (Purn), Syafril Nursal S.H, M.H, dalam prosesi pelantikan, Minggu (12/04/2026), di Hotel Golden View, Bengkong. (*)