
Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Dorong Transformasi Pendidikan Kepolisian
TRANSKEPRI.COM, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat transformasi di bidang pendidikan melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Borobudur dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian.
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kehadiran pusat studi ini merupakan bagian penting dari upaya transformasi Polri yang adaptif, terbuka, dan berbasis kolaborasi akademik.
“Akselerasi transformasi di bidang pendidikan terus kita dorong. Kolaborasi dengan kampus memungkinkan kita mendapatkan masukan berbasis kajian ilmiah untuk mendukung kebijakan kepolisian,” ujarnya dalam Rapat Analisa dan Evaluasi Quickwins di Mabes Polri, 9 April 2026.
Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Faisal Santiago, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini membuka ruang bagi dunia akademik untuk berkontribusi langsung dalam penyusunan kebijakan kepolisian yang berbasis data.
“Ini menjadi ruang strategis bagi kampus untuk memberikan kontribusi nyata melalui riset ilmiah,” ujarnya.
Secara nasional, penguatan kerja sama Polri dengan dunia pendidikan menunjukkan perkembangan signifikan, di antaranya:
Pusat Studi Kepolisian menjadi pilar penting dalam pengembangan konsep Smart Policing, yang mencakup:
Konsep ini juga menekankan kemampuan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan, baik di dunia nyata maupun ruang digital, secara sistematis dan berkelanjutan.
Sebagai langkah awal, Polres Metro Jakarta Timur bersama Universitas Borobudur telah melakukan audiensi dan menyepakati pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian di lingkungan kampus.
Posko ini akan difungsikan sebagai:
Pertemuan tersebut juga membahas teknis kerja sama, mulai dari pertukaran data hingga program kolaboratif yang melibatkan mahasiswa dan aparat kepolisian.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen Polri dalam menghadirkan institusi yang:
Langkah ini diharapkan mampu memastikan setiap kebijakan Polri semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan zaman dalam menjaga keamanan dan ketertiban.