
Polda Kepri Pastikan Arus Balik Mudik Gratis Aman, 142 Penumpang Tiba di Batam
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Polda Kepulauan Riau memastikan arus balik program mudik gratis Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar. Hal ini ditandai dengan tibanya sebanyak 142 penumpang di Terminal Bintang 99, Batam, Kamis (26/3/2026).
Pemantauan arus balik tersebut dilaksanakan langsung oleh Polda Kepri melalui Biro Operasi. Kegiatan dipimpin oleh Karo Ops Polda Kepri dan turut dihadiri sejumlah pejabat dan stakeholder terkait, di antaranya Kepala KSOP Khusus Batam, Kepala BPTD Kelas II Kepri, Kakanwil Jasa Raharja Kepri, Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, serta unsur TNI-Polri dan pihak pelabuhan.
Dalam kegiatan tersebut, Karo Ops Polda Kepri menerima laporan dari Kapten Kapal KN Sarotama P112 terkait kondisi pelayaran dan proses kedatangan pemudik dari Kuala Tungkal. Kapal tersebut mengangkut sebanyak 142 peserta program mudik gratis yang tiba dengan selamat di Batam.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Karo Ops bersama para stakeholder juga menyambut langsung kedatangan para pemudik di terminal.
Kabid Humas Polda Kepri menyampaikan bahwa pengamanan arus balik ini merupakan bagian dari komitmen Polri bersama instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Lebaran.
“Polda Kepri bersama seluruh stakeholder terus bersinergi untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus balik Lebaran, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Polda Kepri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.