Pantau Arus Mudik Malam Dini Hari, Pemimpin Batam Ingatkan Perjalanan Aman Menuju Kampung Halaman

Ahad, 15 Maret 2026

Walilota Batam Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung arus mudik Lebaran di Terminal Domestik Sekupang, Minggu (15/3) dini hari (diskominfo batam)

 

TRANSKEPRI.COM.BATAM - Walilota Batam Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung arus mudik Lebaran di Terminal Domestik Sekupang, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Peninjauan yang dimulai sekitar pukul 03.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan serta kelancaran pelayanan bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.

Dalam kesempatan itu, Amsakar dan Li Claudia juga menyerahkan paket sembako serta bingkisan Lebaran kepada para pekerja pelabuhan dan sejumlah pemudik yang berada di terminal keberangkatan.

Amsakar mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah aktivitas arus mudik merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pelayanan transportasi laut berjalan aman, nyaman, dan tertib.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat yang mudik mendapatkan pelayanan terbaik. Kami ingin perjalanan mereka menuju kampung halaman berlangsung lancar dan aman,” ujar Amsakar.

Ia menyampaikan, pengelolaan arus mudik memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengelola pelabuhan, operator kapal, hingga petugas di lapangan.

Menurutnya, kepemimpinan Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mengedepankan kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pelayanan publik.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Semua pemangku kepentingan harus bergerak bersama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas pelabuhan, kru kapal, tenaga kebersihan, serta pengemudi transportasi yang tetap bekerja melayani masyarakat selama masa mudik.

Ia berpesan agar seluruh petugas memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan penuh tanggung jawab.

“Layani masyarakat dengan baik. Apa yang kita lakukan bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bernilai ibadah karena membantu saudara-saudara kita pulang ke kampung halaman,” ujarnya.

Selain pelayanan, Amsakar juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan pelayaran. Ia menegaskan kepada operator kapal agar tidak mengabaikan standar keselamatan, termasuk memastikan kapasitas penumpang sesuai ketentuan.

“Jangan sampai kapal kelebihan muatan. Standar keselamatan harus dipatuhi agar pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turut menyempatkan diri berinteraksi dengan para pemudik serta para pekerja di kawasan pelabuhan.

Ia memastikan bantuan sembako yang disalurkan dapat diterima oleh para pekerja sektor transportasi yang tetap bertugas selama periode mudik.

Pemerintah Kota Batam berharap pemantauan sejak dini dapat mengantisipasi berbagai kendala di lapangan sehingga arus mudik Lebaran tahun ini berlangsung lancar, aman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. (*)