Keterbatasan Anggaran Dari Pusat, Pemkab Pasaman Bentuk Tim Optimalisasi Penerimaan PAD

Jumat, 06 Maret 2026

Kantor Bupati Pasaman (transkepri.com/fauzi)

 

TRANSKEPRI.COM.PASAMAN – Keterbatasan anggaran yang terjadi secara nasional turut berdampak pada Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kondisi fiskal yang ketat memaksa daerah mencari strategi baru agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.

Bupati Pasaman melalui Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Pasaman, M. Yasrin Syahputra, Kamis (5/3/2026), menyebutkan dampak kebijakan pusat ikut dirasakan daerah, “Karena kondisi di pusat seperti ini, kita di daerah juga ikut merasakan dampaknya.

Meski baru menerima transfer dana dari pusat namun Pemkab Pasaman tidak ingin terus bergantung. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi langkah utama.

Bakeuda akan membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan PAD yang melibatkan sejumlah OPD untuk menginventarisasi potensi, termasuk pemanfaatan aset daerah yang belum tergarap maksimal.

“Kita harus mencari sumber pendanaan baru agar ketergantungan pada pusat bisa diminimalisir. Ia mengakui tekanan anggaran cukup berat, sementara pembangunan, pelayanan publik, dan pembayaran hak pegawai tetap harus dipenuhi, katanya. (fauzi)