Jelang Ramadan, Pemkab Anambas Gelar Gerai Pangan Murah untuk Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 27 Februari 2026

Bupati Aneng Gelar Gerai Pangan Murah di Tarempa Barat.F-Istimewa

TRANSKEPRI.COM, ANAMBAS  – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah cepat menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan dengan menggelar Gerai Pangan Murah (GPM) di Pasar BUMDes Tarempa Barat, Pulau Siantan, Senin (23/2/2026).

Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah daerah terhadap harga pasar yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat. Sejak hari pertama pelaksanaan, ratusan warga terlihat memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan kebijakan ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, terkait kenaikan harga sembako menjelang Ramadan.

“Banyak warga menyampaikan langsung kepada saya bahwa harga bahan pokok masih cukup tinggi. Karena itu, kami segera meminta OPD teknis melakukan operasi pasar melalui Gerai Pangan Murah,” ujarnya.

Menurut Aneng, kehadiran GPM tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali di pasaran.

Selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mendorong pemberdayaan petani lokal. Sejumlah komoditas seperti sayuran dan cabai dipasok langsung dari petani Anambas guna memperpendek rantai distribusi sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Anambas, Arcan Iskandar, menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai kebutuhan pokok selama pelaksanaan kegiatan, di antaranya 500 sak beras, 600 liter minyak goreng, 1 ton gula pasir, 500 papan telur ayam, serta 280 kilogram bawang merah dan bawang putih.

“Kami memastikan kualitas bahan pangan tetap terjaga meskipun dijual dengan harga lebih murah. Tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan,” jelasnya.

Pemerintah daerah berharap pelaksanaan Gerai Pangan Murah mampu menekan laju inflasi, menjaga ketersediaan pangan, serta memastikan distribusi kebutuhan pokok di wilayah kepulauan berjalan merata dan berkelanjutan.