
Polda Kepri Gelar Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Samapta Gelombang II TA 2025
TRANSKEPRI.COM, BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta) menggelar Upacara Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Gelombang II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Mapolda Kepri, Kamis (15/1/2026).
Upacara pembaretan dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Kepri Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T. dan dihadiri oleh Wadirsamapta Polda Kepri AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si., Kabagbinopsnal Ditsamapta AKBP M. Tahang, S.Ag., serta para perwira dan personel Ditsamapta Polda Kepri.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Joko Adi Nugroho menegaskan bahwa tradisi pembaretan merupakan simbol kesiapan dan kehormatan bagi Bintara Remaja sebelum melaksanakan tugas kepolisian di lapangan.
“Pembaretan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan tanda kesiapan mental, fisik, dan moral personel Samapta sebagai tulang punggung Polri,” ujarnya.
Sebagai satuan yang berada di garda terdepan pelayanan kepolisian, personel Samapta dituntut memiliki ketahanan fisik, kedewasaan sikap, serta penguasaan kemampuan teknis. Oleh karena itu, Dirsamapta menekankan agar seluruh Bintara Remaja menguasai tujuh kemampuan dasar Samapta, yakni:
Pengendalian Massa (Dalmas)
Penanganan Tindak Pidana Ringan (Tipiring)
Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP)
Negosiasi
Search and Rescue (SAR)
Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali)
Pelacakan menggunakan K-9
Kemampuan tersebut menjadi bekal utama dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di tengah masyarakat.
Dirsamapta Polda Kepri juga mengingatkan para Bintara Remaja agar menjauhkan diri dari sikap arogan dan penyalahgunaan kewenangan. Menurutnya, profesionalisme, disiplin, dan kepekaan sosial menjadi kunci menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.
“Hindari sikap arogan dan sok kuasa. Jadilah anggota Polri yang peka, tanggap, serta menjunjung tinggi loyalitas dan hirarki. Jaga kesehatan dan nama baik institusi,” tegasnya.
Usai mengikuti tradisi pembaretan, para Bintara Remaja Samapta akan mendapatkan pembekalan lanjutan dari berbagai Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Polda Kepri. Pembekalan ini bertujuan untuk memantapkan kompetensi teknis dan kesiapan operasional sebelum mereka ditugaskan secara penuh dalam melayani masyarakat di wilayah hukum Kepulauan Riau.