Awali 2026, Wamenpar RI Hadir Sambut Wisman Perdana di Batam dengan Sentuhan Budaya Melayu

Jumat, 02 Januari 2026

Awali 2026, Wamenpar RI Hadir Sambut Wisman Perdana di Batam dengan Sentuhan Budaya Melayu

TRANSKEPRI.COM, BATAM – Tahun 2026 dibuka dengan optimisme pariwisata di Kota Batam. Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa secara langsung menyambut kedatangan wisatawan mancanegara pertama di Pelabuhan Internasional Gold Coast Bengkong, Batam, Rabu (1/1/2026).

Penyambutan First Tourist 2026 ini menjadi penanda dimulainya geliat pariwisata Batam di awal tahun, sekaligus memperkuat peran Batam sebagai gerbang utama kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

Tradisi Melayu Warnai Penyambutan

Kedatangan wisatawan disambut dengan pertunjukan seni budaya Melayu. Alunan rebana, musik tradisional, serta tarian khas Melayu menghadirkan nuansa hangat dan bersahabat, mencerminkan identitas budaya Batam yang kental.

Atraksi budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana promosi pariwisata daerah yang mengedepankan kearifan lokal.

Wamenpar: Batam Pintu Masuk Wisata Internasional

Wamenpar RI Ni Luh Puspa mengapresiasi pilihan wisatawan yang menjadikan Batam sebagai destinasi pertama di awal 2026.

“Batam memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk wisata internasional. Kekayaan budaya Melayu, keramahan masyarakat, dan akses yang mudah menjadi daya tarik utama Batam bagi wisatawan mancanegara,” ujar Ni Luh Puspa.

Ia berharap kunjungan tersebut menjadi pengalaman berkesan dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia sepanjang tahun 2026.

Pemko Batam Optimistis Pariwisata Bangkit

Pemerintah Kota Batam melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Heriman HK, menyampaikan sambutan hangat kepada para wisatawan.

“Selamat datang di Kota Batam. Kami berharap wisatawan merasa nyaman dan menikmati berbagai destinasi serta kuliner khas Batam selama berlibur di sini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata menegaskan bahwa penyambutan wisman pertama menjadi simbol semangat baru pariwisata daerah.

“Ini bukan hanya seremoni, tetapi juga upaya memperkenalkan budaya dan potensi wisata Batam kepada dunia internasional,” katanya.

Wisman Malaysia Apresiasi Sambutan

Wisatawan mancanegara yang tiba berasal dari Malaysia dan beberapa negara lainnya. Salah satu wisatawan, Khairuddin, mengaku terkesan dengan penyambutan penuh budaya.

“Sambutan ini sangat hangat dan berkesan. Kami merasa benar-benar dihargai sebagai tamu,” ungkapnya.

Momentum First Tourist 2026 diharapkan menjadi awal peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah sepanjang tahun 2026. (*)