Korban Tewas di Inggris Bertambah 31% dalam Sehari, Jadi 759

Sabtu, 28 Maret 2020

Gedung Excel Centre akan diubah menjadi rumah sakit untuk pasien corona di London, Inggris. Foto/REUTERS

TRANSKEPRI.COM. LONDON - Inggris menyatakan 759 orang tewas setelah dites positif virus corona. Jumlah tersebut naik 181 orang dalam 24 jam terakhir.

Korban tewas bertambah 31% dalam sehari atau tertinggi ketujuh di dunia setelah Italia, Spanyol, China, Iran, Prancis dan Amerika Serikat (AS) berdasarkan data Reuters.

“Di Inggris, para pasien berumur antara 29 dan 98 tahun serta semua pasien berumur antara 82 dan 91 tahun memiliki kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan,” ungkap para pejabat kesehatan Inggris.
Departemen Kesehatan juga menyatakan 14.579 orang dites positif virus corona di Inggris. Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dan Menteri Kesehatan Matt Hancock dites positif corona setelah mengalami gejala ringan.

Saat ini Johnson dan Hancock menjalani isolasi mandiri dan bekerja dari rumah.

Wabah corona di luar China terus mengalami peningkatan di sejumlah negara Eropa dan AS. (ssb)