Tomas Galang: Pendirian RS Khusus Diapresiasi Warga Galang

Senin, 09 Maret 2020

H Nazar (tengah) bersama Danrem 033 WP Brigjen Gabriel Lema dan petinggi TNI-Polri Kepri

TRANSKEPRI.COM.BATAM- Ditunjuknya bekas Camp pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Kelurahan Sijantung, Kota Batam sebagai lokasi pendirian Rumah Sakit Khusus (RSK) tertapar virus disambut antusias mayoritas warga setempat.

" Mayoritas warga Galang dan khususnya warga sekitar lokasi pendirian rumah sakit khusus terpapar virus, menyambut baik penunjukan bekas Camp Pengungsi Vietnam di Pulau Galang sebagai lokasi pendirian," ujar Nazar, tokoh masyarakat (Tomas) Galang kepada transkepri.com, Senin (09/03/20).

Menurut Nazar, mayoritas warga Pulau Galang justru bersyukur dengan penunjukan ini, karena menurutnya hal tersebut merupakan apresiasi dan kepercayaan yang tidak terkira diberikan pusat kepada Pulau Galang khususnya.

Nazar yang juga pernah menjabat Lurah Sijantung ini juga mengakui, sejak penunjukan tersebut, Pulau Galang mulai banyak dikunjungi pihak luar dan pemerintah pusat, sehingga katanya, sejauh ini masyarakat Galang menerima keuntungan dari kunjungan tersebut, bahkan para pedagang yang selama ini mengalami sepi pembeli, justru mendapat berkah.

Ditambahkan Nazar, bukti masyarakat memberikan dukungan, saat dilakukan acara sosialisasi oleh pemerintah pusat, Minggu (08/03/20) kemaren, justru disambuat antusias oleh warga. 

" Sosialiasai yang dilakukan dan dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto dan Kapolri Jendral Idham Aziz, dihadiri lebih dari seribuan warga dari semua kelurahan yang ada di wilayah Rempang dan Galang. Dan warga sangat antusias serta menyadari pentingnya keberadaan rumah sakit khusus yang saat ini digunakan untuk penderita Virus Corona ini," ujar Nazar lagi.

Dimana, dalam sosialiasi di hadapan warga Pulau Galang, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahyanto menyampaikan, keistimewaan Rumah Sakit Khusus pasien terpapar virus di Pulau Galang, ideal dipergunakan sebagai tempat observasi dan isolasi karena tempatnya yang strategis.

"Pulau Galang merupakan tempat ideal untuk dibangun Rumah Sakit Khusus. Selain jarak dan lokasi yang dirasa ideal, akses menuju lokasi juga cukup mudah. Sebab dekat dengan bandara dan bisa didarati oleh pesawat berbadan besar maupun kecil disamping itu juga jarak tempuh dari bandara ke lokasi hanya sekitar satu jam," ujar Panglima TNI.

Salah satu keunggulan yang dimiliki, nantinya RSK memiliki dua fasilitas, yakni fasilitas untuk observasi atau karantina dan fasilitas untuk isolasi atau pengobatan terhadap pasien yang terpapar virus.

Tidak itu saja, RSK ini juga akan dibangun sebanyak 1.000 tempat tidur dan 50 ruang isolasi bertekanan negatif dan dilengkapi dengan filter Hepa serta oksigen yang terpasang secara sentral. (009)