Jokowi Beri Sinyal Duet Prabowo-Ganjar

Rabu, 30 November 2022

Prabowo-Ganjar

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini secara terang-terangan menyebutkan nama pemimpin berambut putih. Ada dua tokoh dengan elektabilitas terkuat di sejumlah lembaga survei yang disebut Jokowi sebagai pemimpin berambut putih, yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Perihal pemimpin rambut putih ini mulanya disampaikan Jokowi dalam acara relawan Nusantara Bersatu pada Sabtu (6/11) di GBK, Senayan. Jokowi saat itu mengatakan calon pemimpin dengan rambut putih adalah sosok yang benar-benar memikirkan rakyat, berbeda dengan tokoh dengan wajah mengkilap dan tanpa kerutan.

Beberapa hari kemudian, Jokowi menyebut nama Ganjar dan Prabowo sebagai contoh pemimpin berambut putih. Hal ini disampaikan Jokowi usai menghadiri acara Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakngatau Temu Akbar Pasukan Merah di Rumah Radakng Pontianak, Kalimantan Barat seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/11/2022).

Jokowi mengatakan warna rambut pun akan terpengaruh jika seseorang selalu berpikir keras. Jokowi lantas menyebut tiga nama yang memiliki rambut putih, dua di antaranya yakni Ganjar dan Prabowo.

"Termasuk juga rambut, karena mikirnya sangat keras untuk rakyat, maka bisa saja rambutnya jadi putih; dan banyak yang rambutnya putih seperti Hatta Rajasa, Ganjar Pranowo, termasuk Pak Prabowo Subianto, rambutnya juga agak putih, dan lainnya," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Pontianak.

Duet Prabowo dan Ganjar merupakan salah satu isu terhangat menjelang Pilpres 2024. Pernyataan-pernyataan bernada kode dari Presiden Jokowi sebelumnya juga dikaitkan dengan keinginan menduetkan Prabowo dan Ganjar, ataupun sebaliknya, yaitu 'jatah Prabowo' hingga 'rambut putih' yang langsung diasosiasikan kepada Ganjar.

Menariknya, PKB menyebut kode dari Jokowi saat menghadiri acara relawan di GBK tertuju kepada Prabowo dan Ganjar. Prabowo dinilai mendapat kode 'wajah kerutan', sedangkan Ganjar dengan 'rambut putih'.

"Waduuh, saya bingung membaca kodenya, Pak Ganjar berambut putih tapi tidak berkerut, Pak Prabowo berkerut tapi rambutnya tidak putih. Ada sih yang berambut putih dan berkerut, tapi saya tidak berani sebut namanya," kata Waketum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Sabtu (26/11/2022).

Jazilul menilai Jokowi bikin teka-teki yang membuat penasaran. Tapi, kata dia, Jokowi ingin pelanjutnya itu sosok pekerja keras yang dilambangkan dengan uban dan kerutan di wajah.

"Pada saatnya nanti akan terungkap siapa calon presiden yang dimaksudkan itu. Sabar, ojo kesusu," ujarnya.

Akankah duet Ganjar dan Prabowo bakal terwujud? Sejauh ini PDIP sebagai partai yang menaungi Ganjar Pranowo belum memutuskan sikap soal Pilpres 2024 dan menegaskan seluruh keputusan ada di tangan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

Analisis Duet Prabowo-Ganjar

Analis Indostrategi Arif Nurul Imam menyebut dukungan Jokowi pada Pilpres 2024 mengarah kepada Prabowo dan Ganjar. Menurut Arif, dukungan diberikan lantaran Prabowo dan Ganjar dianggap loyal dan komitmen pada program Jokowi.

"Dukungan Jokowi pada Pilpres ke depan, setidaknya mengarah dua tokoh yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Arah dukungan tersebut lantaran kedua tokoh ini yang dianggap loyal dan komitmen terhadap program Jokowi selanjutnya," kata Arif saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).

Arif menilai saat ini Jokowi mulai memberikan sinyal dukungan pada Prabowo dan Ganjar. Tidak hanya itu, Arif menilai ada keinginan Jokowi untuk menduetkan Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024.

"Karena itu, sinyal dukungan mengarah pada kedua tokoh tersebut, baik pada Prabowo Subianto maupun Ganjar Pranowo. Kalau kita lihat dari lontaran dukungan di publik yang mengindikasikan dukungan pada kedua tokoh tersebut, boleh jadi ada keinginan Jokowi menduetkan dua tokoh tersebut dalam Pilpres mendatang," tuturnya.

Arif menyebut peluang duet Prabowo-Ganjar ini akan terbuka lebar. Sebab menurutnya nantinya Jokowi dapat menggalang dukungan parpol untuk duet Prabowo-Ganjar tersebut. "Soal peluang tentu terbuka lebar karena Pak Jokowi bisa menggalang dukungan parpol. Jadi peluang Prabowo-Ganjar terbuka lebar," ujarnya. **