Indonesia-AS Dirikan Pusat Pelatihan Keamanan Maritim di Batam

Selasa, 04 Februari 2020

Kapal Bakamla Indonesia

TRANSKEPRI.COM.JAKARTA- Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia dan Badan Keamanan Laut Amerika Serikat (US Coast Guard) menjalin kerja sama untuk mendirikan Maritime Security Training Center. Lokasinya berada di Batam.

Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan antara Pusat Komando dan Pengendali dengan tim Maritime on Threat Response (MOTR) AS di Aula Mabes Bakamla RI, Menteng, Jakarta pada Senin (3/2).

"Secara rinci banyak bidang kerja sama yang sudah diwujudkan antara Bakamla RI dan US Coast Guard di antaranya perkembangan pembentukan Maritime Security Training Center di Batam," ucap Deputi Operasi dan Latihan Bakamla Laksamana Muda Hutabarat melalui siaran pers.

Ada sejumlah kerja sama lain yang dibangun antara kedua pihak. Di antaranya, pelatihan dasar dan lanjutan personel Bakamla di AS. Ada beberapa jenis personel yang dilatih, yaitu Boatswain Mate, Damage Controlman, Machinery Technician, Electrician Mate, dan Maritime Law Enforcement Specialist.

"Gunners Mate, Intelligence Specialist, Health Service Technician/Medical Specialist/Corpsman, Teknisi Information System, Storekeeper, Culinary Specialist, Yeoman, dan Penyelaman," tutur Hutabarat.

Tak hanya itu, Bakamla dan US Coast Guard juga bakal melaksanakan kegiatan Subject Matter Experts (SME) Maritime on Threat Response (MOTR) bersama-sama. Ada beberapa lembaga lain juga akan terlibat.

Kerja sama tentang pertukaran informasi juga dilakukan. Bakamla dan US Coast Guard akan saling bertukar dan menganalisa informasi.


"Selain menjajaki kerja sama di bidang keamanan maritim, US Coast Guard juga menawarkan kerja sama terutama di bidang pertukaran informasi, analisa informasi gabungan US Coast Guard dan Bakamla RI serta Maritime Service Code," tutur Hutabarat.

Sejauh ini, Hutabarat mengatakan ada banyak manfaat dari kerja sama yang dijalin bersama US Coast Guard. Personel Bakamla telah mendapat pelatihan yang bermanfaat.

"Seperti berbagai pelatihan dan bantuan fasilitas untuk pengembangan Pusat Informasi Bakamla RI," kata Hutabarat(009)