Buaya di Sungai Amazon, Black Caiman, Predator Terkuat di Atas Anakonda dan Piranha

Selasa, 09 November 2021

Buaya di Sungai Amazon, Black Caiman bisa memiliki panjang hingga 6 meter. Foto/IST

TRANSKEPRI.COM, BRASIL - Buaya di Sungai Amazon, Black Caiman, merupakan predator terkuat di Sungai Amazon . Hal ini menepis dugaan banyak orang yang mengira ular anakonda dan ikan piranha adalah predator terkuat sungai yang ada di Brasil itu.

Situs Latin Roots Travel menyebutkan Black Caiman jadi predator terkuat di Sungai Amazon karena ketiadaan predator lain yang bisa memangsa hewan dengan nama latin Melanosuchus Niger. "Bahkan kucing-kucing besar seperti jaguar dan cougar enggan untuk berurusan dengan Black Caiman. Hewan-hewan ganas itu memilih menjauh dari danau dan rawa-rawa di Amazon yang jadi rumah buat Black Caiman," tulis situs Latin Roots Travel.

Koran New York Times bahkan pernah menyebut Black Caiman sebagai Evil Croc alias buaya yang jahat . Sepupu dari buaya Amerika itu tidak kenal takut. Mereka selalu menyerang apa saja yang dianggap menggangggu wilayah kekuasaan mereka. Mereka menyerang anak kecil, tempat pemeliharaan ikan hingga binatang predator lainnya.

"Dulu keberadan mereka tidak mengkhawatirkan karena terus diburu manusia karena kulitnya yang eksotis. Berkat upaya penyelamatan yang sistematis kini keberadaan Black Caiman justru sangat menganggu. Mereka menjelma jadi hama yang membawa teror," tulis New York Times dalam berita berjudul Is This the Gaze of an Endangered Species or an Evil Croc?

Faktanya Black Caiman memang bisa sangat menakutkan. Ukuran badan mereka bisa mencapai 4-6 meter. Black Caiman juga punya lebih dari 70 gigi yang tajam di sepanjang mulutnya. Gigi-gigi black caiman itu membantunya menangkap mangsa dengan cepat dan kuat.
Tubuhnya yang besar bisa tidak terlihat saat ia sedang berenang. Sebabnya, warna tubuhnya yang berwarna kehitaman itu membantunya berkamuflase di air sungai.

Kamuflase adalah strategi yang dilakukan hewan untuk menyamar, dengan menyesuaikan bentuk, rupa, sikap, atau warna tubuhnya dengan lingkungan sekitar. Ditambah lagi, ia memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam. Wah, pantas saja ia dikenal sebagai pemangsa yang andal. Dengan kemampuan mata dan telinga yang hebat, black caiman mahir berburu di malam hari.

(net)