10 Doa Harian yang Tidak Pernah Ditinggalkan Oleh Rasulullah

Jumat, 22 Oktober 2021

Salah satu contoh terbaik yang Rasulullah ajarkan kepada kita adalah membaca do-doa harian atau doa setiap akan memulai aktivitas maupun menghadapi suatu kejadian. Foto istimewa

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah putus dalam berdoa.Salah satu contoh terbaik yang Rasulullah ajarkan kepada kita adalah membaca doa-doa harian atau doa setiap akan memulai aktivitas maupun menghadapi suatu kejadian.

Rasulullah selalu berdoa berharap mendapat segala kebaikan dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Nah, ada beberapa doa yang sering dibaca Rasulullah tersebut, yang juga bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut doa-doa harian tersebut:

1. Doa memohon perlindungan dan keselamatan
اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allahumma rabbanaa aatina fid dun-ya hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qina ‘adzaban naar

Artinya: “Wahai Rabb kami, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka”

Doa ini sebagaimana tercantum dalam hadis riwayat Bukhari, Anas radhiyallahu'anhu berkata “Doa yang paling banyak dipanjatkan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam adalah “Rabbana aatina fid dun-yaa hasanah wa fil aakhirati hasanah waqinaa ‘adzaban naar.”

2. Doa memohon keteguhan iman
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِيَ عَلَى دِينِكَ

Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbi ‘ala dinika

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu”

Imam Abu Daud meriwayatkan dari Syahr bin Hausyab berkata “Aku mendatangi Ummu Salamah dan bertanya “Beritahu aku doa yang paling sering diucapkan Nabi,” Ummu Salamah pun menjawab “Doa yang paling sering dibaca Nabi adalah “Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbi ‘ala dinika”.

3. Doa keutamaan waktu subuh

Nabi Muhammad juga mengutamakan waktu subuh, mengingat berkahnya waktu tersebut sampai Allah Ta'ala bersumpah dalam Al-Qur'an: "Dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing." (QS at-Takwir: Ayat 18).

Berikut adalah doa fajar yang biasanya dibaca Rasulullah,
اَللَّهُمَ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِيْ بِهَا قَلْبِيْ وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِيْ وَتَلُمُّ بِهَا شَعْثِيْ وَتَرُدُّ بِهَا أُلْفَتِيْ تُصْلِحُ بِهَا دِيْنِيْ وَتَحْفَظُ بِهَا غَائِبِيْ وَتَرْفَعُ بِهَا شَاهِدِيْ وَتُزَكِّيْ بِهَا عَمَلِيْ وتُبَيِّضْ بِهَا وَجْهِيْ وَتُلْهِمُنِيْ بِهَا رُشْدِيْ وَتَعْصِمُنِيْ بِهَا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadamu rahmat dari sisiMu yang dengannya Engkau menunjuki hatiku, mengumpulkan yang terserak dariku, memperbaiki apa yang kusut padaku, mengembalikan padaku kesenanganku, memperbaiki agamaku, menjaga batinku (dari sifat-sifat buruk dan menghiasinya dengan sifat-sifat baik), mengangkat lahiriahku (dengan amal yang baik), mensucikan amalku (dari hala-hal yang dapat merusaknya), memutihkan wajahku, mengilhamkan kepadaku petunjukku, dan menjagaku dari segala kejelekan."

4. Doa ketika sakit

Jikalau Rasulullah sakit, Beliau mengamalkan doa ini.
بسم الله الرحمن الرحيم بِاسْمِ اللهِ اْلكَبِيْرِ وَاَعُوْذُ بِاللهِ اْلعَظِيْمِ مِنْ كُلِّ شَرِّ عِرْقٍ نَعَّارٍ وَمِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ

Seperti yang dituturkan oleh Aisyah Radhiyallahu'anha, "Bismillaahii kabiiri na'uudzubillaahii 'azhiimi min syarri 'irqin na'aarin wa min syarrin naar."

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Besar. Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dari sakitnya darah yang mengalir (luka) dan dari buruknya panas api." (HR. Ibnu Sunni)

5. Doa untuk dibukakan pintu rezeki yang tak diduga

Dengan kesejahteraan, seseorang mungkin dapat menjalani hidup dengan tenteram. Tetapi, ada kalanya kesejahteraan tidak dibarengi dengan keberkahan. Salah satu penyebabnya adalah harta yang mengandung unsur haram. Terkait hal ini, Rasulullah selalu meminta rezeki halal kepada Allah dengan berdoa seperti ini:

Allaahumma yaa ghaniyyu yaa hamid, yaa mubdi'u wa yu'îd, yaa rahiimu yaa waduud. Aghninii bi halaalika 'an haraamik, wa thaa'atika 'an ma'shiyatik, wa bi fadhlika 'an man siwaak.

Artinya: " Ya Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu."

6. Doa setiap Jumat pagi
Semua ibadah yang dikerjakan di hari Jumat mendapat nilai lebih utama ketimbang dikerjakan di hari lain. Karena hari Jumat sangat istimewa, maka menjalani hari ini juga dengan cara istimewa. Ada satu doa pendek yang sering dibaca Rasulullah SAW setiap Jumat pagi, yakni:

Astaghfirullaahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyal qayyuuma wa atuubu ilaihi.

Artinya: " Aku memohon ampun kepada Allah yang tiada Tuhan selain Dia Yang hidup kekal serta terus menerus mengurus (makhluk), dan aku bertobat kepada-Nya."

7. Doa ketika menghadapi kesulitan

Kesulitan tidak hanya melanda manusia biasa. Nabi Muhammad SAW dan keluarganya juga pernah mengalami, termasuk putri kesayangannya, Fatimah. Ketikaa Fatimah menghadapi kesulitan hidup, Rasulullah SAW memberikan wasiat berupa doa. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Tirmidzi.

Ya hayyu, yaa qayyum, birahmatika astaghitsu, ashlihli syani kullah wa la takilni ila nafsi tharfata ‘ain

Artinya: " Wahai Zat yang Maha hidup, Wahai Zat yang terus menerus mengurus makhluk-Nya, dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan janganlah Engkau serahkan kepadaku kesusahan meski hanya sekejap mata."

8. Doa ketika sulit membayar utang

Meski sudah berusaha, rezeki belum juga didapat. Sementara utang menuntut untuk segera dibayarkan. Ketika menghadapi kesulitan, Rasulullah mengajarkan sebuah doa yang bisa dibaca agar bisa membayar utang.

Doanya:

Allahumaqdif fi qalbi rajaka, waqta' rajai 'an man siwaka hatta la arju ahadan ghairaka. Allahumma wa ma dla'afat 'anhu quwwati, wa qashara 'anhu 'amali, wa lam tantahi ilaihi raghbati, wa lam tablughhu masalati, wa lam yajri 'ala lisani mimma a'thoita ahadan minal awwalina wal akhirina minal yaqini, fakhushshini bihi ya rabbal 'alamin.

Artinya: " Ya Allah, tanamkan di dalam hatiku harapan-Mu, putuskan harapanku kepada selain-Mu sehingga aku tidak pernah lagi berharap kepada selain-Mu. Ya Allah, tanamkan di dalam hatiku sesuatu yang membuat kekuatanku menjadi lemah, sesuatu yang membuat usahaku sia-sia, keinginan yang tidak tersampaikan padanya, persoalan yang tidak mampu aku menanggungnya, dan tidak pernah terlontar dari lidahku keyakinan yang Engkau berikan kepada orang-orang terdahulu dan belakangan. Berikanlah itu kepadaku, wahai Tuhan semesta alam."

9. Doa memohon rezeki lancar

Rezeki seret bisa dialami siapa saja. Bahkan Rasulullah Muhammad SAW sendiri tidak jarang mengalaminya.
Tetapi, Rasulullah bukanlah pribadi yang cepat frustasi. Beliau terus berusaha sambil membaca doa. Perlu diingat, bahwa rezeki dari Allah SWT itu tidak melulu berbentuk uang dan harta. Kesehatan dan kelancaran rezeki juga termasuk rezeki.

Berikut ini doa pendek yang sering dibaca Rasulullah untuk memohon rezeki lancar.

Allahumma inni as'aluka min fadlika wa rahmatika, fa'innahu la yamlikuha illa anta

Artinya: " Ya Allah aku memohon kepada-Mu akan sebagian karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau."

10. Doa agar hajat dapat terpenuhi

Manusia hanya bisa merencanakan. Mengenai terkabul tidaknya, semua berada di tangan Allah SWT. Karena itu Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk melaksanakan salat dua rakaat jika punya hajat. Setelah mengerjakan salat hajat, terdapat doa yang diajarkan Rasulullah agar hajat kita dipenuhi oleh Allah Ta'ala.
Berikut lafadz doanya:

Allahumma ini as'aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi'hu fiyya.

Artinya: " Ya Allah, sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada Engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad SAW) memberikan syafaatnya kepadaku."
Wallahu A'lam